101 Personel Satpol PP Ikuti Latsar, Bupati Banjar Tekankan Pelayanan Humanis
Banua Tv,Banjarbaru – Sebanyak 101 personel Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dari tiga instansi mengikuti Pelatihan Dasar (Latsar) Satpol PP Kabupaten Banjar Tahun 2026 untuk meningkatkan disiplin, kompetensi, dan profesionalisme dalam menjalankan tugas di lapangan.
Pelatihan yang dibuka Bupati Banjar H Saidi Mansyur tersebut berlangsung selama 11 hari, mulai 3 hingga 13 November 2026, bertempat di Balai Diklat Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Selatan, Kecamatan Liang Anggang, Banjarbaru, Selasa (3/11/2026) pagi.
Dari total peserta, sebanyak 96 orang merupakan anggota Satpol PP Kabupaten Banjar, empat anggota Satpol PP Provinsi Kalimantan Selatan, dan satu anggota Satpol PP Kota Banjarbaru.
Dalam arahannya, Saidi menekankan bahwa anggota Satpol PP harus memiliki kedisiplinan, kompetensi teknis, ketangguhan mental, serta wawasan kebangsaan. Bekal tersebut diperlukan agar personel mampu menghadapi dinamika tugas sekaligus memberikan pelayanan yang tepat kepada masyarakat.
“Anggota Satpol PP dituntut mampu memberikan pelayanan yang humanis dan profesional, sekaligus bersikap tegas serta berwibawa dalam menjalankan tugas,” tegasnya.

Menurut Saidi, Satpol PP memiliki posisi strategis dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan daerah. Tanggung jawabnya tidak hanya berkaitan dengan penegakan Peraturan Daerah (Perda) dan Peraturan Kepala Daerah, tetapi juga menjaga ketenteraman, ketertiban umum, serta memberikan perlindungan kepada masyarakat.
“Satpol PP bukan hanya menjadi garda terdepan dalam penegakan Peraturan Daerah dan Peraturan Kepala Daerah, tetapi juga merupakan pilar utama dalam menjaga ketenteraman dan ketertiban umum serta memberikan perlindungan kepada masyarakat,” ujarnya.
Keikutsertaan personel dari tiga instansi juga dinilai menjadi kesempatan untuk mempererat silaturahmi, membangun sinergi, dan meningkatkan koordinasi antardaerah dalam menjaga ketertiban umum di Kalimantan Selatan.
Saidi berpesan agar seluruh peserta mengikuti setiap tahapan pelatihan dengan sungguh-sungguh dan penuh tanggung jawab serta mematuhi tata tertib yang telah ditetapkan. Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan dan kekompakan selama kegiatan berlangsung.
Materi pelatihan mencakup pembinaan kemampuan fisik dan mental sebagai bekal personel dalam menghadapi tugas di lapangan. Melalui kegiatan tersebut, peserta diharapkan mampu meningkatkan kapasitas dan profesionalisme, sehingga pelaksanaan penegakan peraturan daerah serta pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan secara optimal.


