Kolaborasi Desa dan Warga Antar Inan Raih Aktivasi IKD Tertinggi di Balangan
Banua Tv,Balangan – Kolaborasi pemerintah desa dan masyarakat mengantarkan Desa Inan, Kecamatan Paringin Selatan, mencatat aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD) tertinggi di Kabupaten Balangan. Hingga 31 Oktober 2026, capaian desa tersebut mencapai 76,57 persen, melampaui target sebesar 30 persen.
Atas pencapaian tersebut, Pemerintah Desa Inan menerima penghargaan dari Pemerintah Kabupaten Balangan melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil). Desa Inan dinilai berhasil mempercepat aktivasi IKD sekaligus menunjukkan peran aktif pemerintah desa dalam mendukung digitalisasi administrasi kependudukan.
Capaian tersebut merupakan hasil kerja sama pemerintah desa dengan Disdukcapil serta berbagai unsur masyarakat. Keterlibatan perangkat desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), ketua RT, Linmas, dan kader desa turut mendukung upaya mengajak warga mengaktifkan identitas digital.
Secara keseluruhan, aktivasi IKD Kabupaten Balangan juga mengalami peningkatan. Persentasenya naik dari 6,68 persen pada 1 Juli 2026 menjadi 20,17 persen per 31 Oktober 2026.
Peningkatan tersebut didukung inovasi Disdukcapil Balangan melalui program Kolaborasi Efektif Jemput Aktivasi Rutin IKD (Kejar IKD). Program ini dilaksanakan dengan pendekatan jemput bola secara masif dan berkelanjutan untuk memperluas jangkauan aktivasi di masyarakat.
Kepala Disdukcapil Kabupaten Balangan, Andi Firmansyah Alam Saputra, mengapresiasi komitmen Pemerintah Desa Inan yang mampu mendorong aktivasi IKD hingga mencapai angka tertinggi di tingkat kabupaten.
Ia berharap keberhasilan tersebut dapat menjadi motivasi bagi desa lain untuk lebih aktif memberikan pemahaman dan mengajak masyarakat memanfaatkan identitas kependudukan digital.
“Kami berharap keberhasilan Desa Inan dapat memotivasi desa lain untuk lebih aktif mengajak dan memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang pentingnya aktivasi IKD. Masih ada beberapa desa yang berpotensi mencapai angka jauh di atas target 30 persen, sehingga program Kejar IKD akan terus kami dorong,” harapnya, Senin (2/11/2026).
Andi menegaskan, percepatan aktivasi IKD tidak semata-mata berorientasi pada pencapaian angka. Hal yang tidak kalah penting adalah memastikan masyarakat memahami manfaat identitas digital untuk mempermudah akses layanan administrasi kependudukan dan pelayanan publik.
Kepala Desa Inan, Sugianor, menyampaikan terima kasih atas penghargaan yang diberikan. Menurutnya, capaian tersebut merupakan hasil kerja bersama seluruh unsur desa serta dukungan Disdukcapil Kabupaten Balangan.
“Capaian ini berkat kerja keras semua pihak yang bersama-sama mendorong masyarakat melakukan aktivasi IKD. Dengan IKD di telepon genggam, warga dapat mengakses dokumen seperti KTP, KK, dan dokumen kependudukan lainnya secara lebih praktis. Masyarakat juga dapat melakukan berbagai keperluan secara mandiri, termasuk pendaftaran bansos,” ungkapnya.
Melalui IKD, masyarakat dapat mengakses dokumen dan layanan administrasi kependudukan melalui perangkat elektronik. Penerapan identitas digital ini diharapkan dapat meningkatkan efektivitas pelayanan sekaligus memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam mengakses layanan publik.


