Daops Manggala Agni Kalimantan VI / Tanah Laut menggelar kegiatan Pembukaan Pembentukan Masyarakat Peduli Api (MPA) di Kantor Desa Badalungga, Kecamatan Awayan. - Foto: Mc.Balangan
in , , , ,

Warga Badalungga Dibentuk Jadi Masyarakat Peduli Api, Ini Peran yang Disiapka

Warga Badalungga Dibentuk Jadi Masyarakat Peduli Api, Ini Peran yang Disiapka

Banua Tv,Balangan– Upaya mencegah kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kabupaten Balangan mulai diperkuat dari tingkat desa. Masyarakat Desa Badalungga, Kecamatan Awayan, kini disiapkan menjadi garda terdepan untuk mendeteksi dan merespons potensi kebakaran sejak dini.

~ Advertisements ~
~ Advertisements ~

Langkah tersebut dilakukan melalui Pembukaan Pembentukan Masyarakat Peduli Api (MPA) yang digelar Daops Manggala Agni Kalimantan VI/Tanah Laut di Kantor Desa Badalungga, Senin (5/10/2026).

Pembentukan MPA ini melibatkan jajaran Daops Manggala Agni Kalimantan VI, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Balangan, Pemerintah Kecamatan Awayan, Pemerintah Desa Badalungga, serta calon anggota MPA Desa Badalungga.

Kadaops Manggala Agni Kalimantan VI/Tanah Laut, Sufie Bhaskara, mengatakan keberadaan masyarakat di sekitar kawasan rawan karhutla memiliki peran penting dalam upaya pencegahan.

“Tujuan pembentukan Masyarakat Peduli Api ini adalah untuk memberikan pemberdayaan kepada masyarakat di tingkat tapak agar mampu menjadi garda terdepan dalam upaya pencegahan dan pengendalian kebakaran hutan dan lahan. Kami tidak bisa bekerja sendiri. Kekuatan terbesar ada pada masyarakat yang tinggal dan beraktivitas langsung di sekitar kawasan rawan karhutla,” ujar Sufie Bhaskara.

Menurut Sufie, pembentukan MPA tidak boleh berhenti pada pembentukan kelompok semata. Warga yang tergabung di dalamnya diharapkan memiliki kemampuan dan kesiapan untuk merespons kondisi di lapangan.

“Harapan kami, MPA yang terbentuk hari ini tidak hanya sekadar dibentuk, tetapi benar-benar aktif, terlatih, dan memiliki rasa memiliki terhadap lingkungannya. Ketika ada titik api, mereka yang pertama merespon dan melapor dengan cepat. Ini adalah investasi jangka panjang untuk menjaga Kalimantan Selatan khususnya Balangan dari kejadian Karhutla,”imbuhnya.

Dukungan terhadap pembentukan MPA juga datang dari BPBD Kabupaten Balangan. Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Balangan, Jumaidil Hairi, yang hadir mewakili Kalak BPBD Balangan, menyebut pembentukan MPA sejalan dengan penguatan kesiapsiagaan masyarakat menghadapi bencana.

“BPBD Kabupaten Balangan sangat mendukung penuh pembentukan MPA di Desa Badalungga ini. Ini sejalan dengan program Desa Tangguh Bencana (Destana) dan upaya pengurangan risiko bencana berbasis masyarakat. MPA adalah ujung tombak kita di lapangan,” kata Jumaidil Hairi.

BPBD Balangan juga memastikan dukungan terhadap MPA tidak berhenti setelah kelompok tersebut terbentuk. Pembinaan dan peningkatan kapasitas menjadi bagian dari upaya membangun kesiapsiagaan masyarakat secara berkelanjutan.

“Dukungan dari BPBD tentu akan kami berikan, mulai dari pembinaan, peningkatan kapasitas, hingga sinergi dalam hal pelaporan dan penanganan awal jika terjadi Karhutla. Kami berharap MPA Desa Badalungga bisa menjadi contoh bagi desa-desa lain di Kecamatan Awayan dan Kabupaten Balangan,”tambahnya.

Dengan keterlibatan masyarakat secara langsung, upaya pengendalian karhutla diharapkan dapat dilakukan lebih cepat dari tingkat tapak. Masyarakat tidak hanya menjadi penerima informasi, tetapi juga memiliki peran dalam menjaga lingkungan dan menjadi bagian dari sistem kesiapsiagaan bencana.

Pembentukan MPA Desa Badalungga diharapkan menjadi langkah awal untuk meningkatkan partisipasi warga sekaligus memperkuat kolaborasi antara masyarakat, pemerintah daerah dan Manggala Agni dalam menekan risiko Karhutla di Kabupaten Balangan.

Tinggalkan Balasan

Bank Kalsel dan BPBD Balangan Siapkan PKS untuk Perkuat Penanggulangan Bencana

Paringin Selatan Raih Nilai Tertinggi dan Juara Umum MTQ XIX Balangan