ULM Kembali Dipercaya Kelola Beasiswa Sawit BPDP, Rp14,5 Miliar untuk 60 Mahasiswa
in , ,

ULM Kembali Dipercaya Kelola Beasiswa Sawit BPDP, Rp14,5 Miliar untuk 60 Mahasiswa

ULM Kembali Dipercaya Kelola Beasiswa Sawit BPDP, Rp14,5 Miliar untuk 60 Mahasiswa

Banua Tv, Jakarta – Kepercayaan terhadap Universitas Lambung Mangkurat (ULM) untuk ikut mencetak sumber daya manusia (SDM) perkebunan kelapa sawit kembali berlanjut. Tahun ini, Program Studi Agroekoteknologi Fakultas Pertanian ULM kembali dipercaya menjadi perguruan tinggi penyelenggara Program Beasiswa Pengembangan Sumber Daya Manusia Perkebunan Kelapa Sawit (SDM PKS) 2026.

~ Advertisements ~
~ Advertisements ~

Kepercayaan tersebut memasuki tahun kedua setelah ULM sebelumnya terlibat dalam penyelenggaraan program serupa. Untuk tahun 2026, ULM mendapatkan alokasi pendanaan sebesar Rp14.586.999.000 yang diperuntukkan bagi 60 mahasiswa penerima beasiswa.

Kerja sama tersebut secara resmi dituangkan melalui penandatanganan perjanjian kerja sama antara ULM dan Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP), yang berlangsung di Jakarta, Selasa (1/9/2026).

Bagi Fakultas Pertanian ULM, keberlanjutan kerja sama ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kontribusi perguruan tinggi dalam menyiapkan tenaga profesional yang dibutuhkan industri perkebunan kelapa sawit.

Dekan Fakultas Pertanian ULM, Prof. Ir. Akhmad Rizalli Saidy, S.P., M.Ag.Sc., Ph.D., menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang kembali diberikan BPDP kepada ULM.

“Kepercayaan di tahun kedua ini membuktikan bahwa Fakultas Pertanian ULM dinilai sukses dan memiliki komitmen tinggi dalam mencetak kader perkebunan yang kompeten. Kolaborasi dengan BPDP ini adalah bagian nyata dari kontribusi kami untuk memperluas kesempatan pendidikan tinggi berkualitas serta menyiapkan SDM unggul yang siap memajukan dan memperkuat sektor perkebunan kelapa sawit Indonesia ke tingkat global,” ujar Prof. Akhmad Rizalli Saidy.

Tidak sekadar memberikan akses pendidikan, program tersebut juga diarahkan untuk membentuk mahasiswa yang memiliki kompetensi sesuai kebutuhan sektor perkebunan. Karena itu, kesiapan akademik dan fasilitas menjadi salah satu perhatian ULM dalam menyambut para penerima beasiswa.

Ketua Jurusan Agroekoteknologi ULM, Dr. Untung Santoso, S.Si., M.S., memastikan kesiapan jurusan dalam mendukung proses pendidikan 60 mahasiswa penerima beasiswa tersebut.

“Secara kurikulum, materi pembelajaran hingga fasilitas praktikum lapangan, Jurusan Agroekoteknologi ULM telah siap 100 persen. Kami telah mendesain ekosistem belajar yang komprehensif agar 60 mahasiswa penerima beasiswa ini tidak hanya menguasai teori, tetapi juga memiliki keterampilan taktis di lapangan. Kami ingin memastikan mereka lulus sebagai profesional kelapa sawit yang tangguh dan adaptif terhadap tantangan teknologi masa depan,” tegas Dr. Untung Santoso.

Program Beasiswa SDM PKS 2026 sendiri menjadi bagian dari upaya nasional dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia perkebunan. Pada tahun ini, sebanyak 42 lembaga penyelenggara pendidikan tinggi di seluruh Indonesia terlibat dalam pelaksanaan Program Pengembangan SDM Perkebunan.

Keterlibatan ULM menempatkan perguruan tinggi tersebut sebagai salah satu representasi pendidikan tinggi di Kalimantan Selatan yang turut berperan dalam menyiapkan tenaga muda untuk sektor kelapa sawit.

Ke depan, lulusan program diharapkan tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga mampu menghadapi perubahan teknologi dan tuntutan industri yang semakin kompleks. Aspek keberlanjutan, inovasi dan integritas menjadi bagian penting dalam menyiapkan tenaga kerja perkebunan masa depan.

Melalui pengelolaan beasiswa tersebut, ULM juga memperkuat perannya dalam menghubungkan pendidikan tinggi dengan kebutuhan sektor perkebunan. Sebanyak 60 mahasiswa yang mendapatkan kesempatan pendidikan diharapkan dapat menjadi bagian dari generasi baru tenaga profesional yang mampu memberikan kontribusi bagi perkembangan industri kelapa sawit Indonesia.

Kerja sama ULM dan BPDP ini sekaligus menunjukkan bahwa perguruan tinggi memiliki posisi strategis dalam membangun fondasi SDM industri perkebunan. Dengan dukungan pendidikan, praktik lapangan dan fasilitas pembelajaran yang memadai, talenta muda di bidang kelapa sawit dipersiapkan untuk menghadapi tantangan industri di masa mendatang.

Tinggalkan Balasan

Bukan Sekadar Juara, Piala Bupati Balangan Jadi Kawah Pembinaan Atlet Bulutangkis

ASN Diminta Jadi Panutan, Sekda Banjar Dorong Kepatuhan Pajak Kendaraan