ULM Jajaki Peluang Kerja Sama Strategis dengan CNGR Indonesia untuk Penguatan Riset dan Pengembangan SDM
Banua Tv,Banjarbaru – Universitas Lambung Mangkurat (ULM) menjajaki peluang kerja sama strategis dengan CNGR Advanced Material Co., Ltd. melalui audiensi yang digelar di Ruang Rapat Rektorat Lantai 2 ULM Banjarbaru, Jumat (31/7/2026). Pertemuan tersebut menjadi langkah awal dalam membahas kolaborasi di bidang pengembangan material maju, riset, pendidikan, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia.

Audiensi dipimpin Wakil Rektor Bidang Kerja Sama, Humas, dan Sistem Informasi ULM, Dr. Ir. Yusuf Azis, M.Sc., serta dihadiri Dekan Fakultas Teknik, Direktur Pascasarjana, pimpinan unit terkait, dan para koordinator program studi.
Dalam sambutannya, Yusuf Azis menyampaikan apresiasi atas inisiatif kerja sama yang ditawarkan CNGR Indonesia. Menurutnya, keberadaan fasilitas produksi perusahaan tersebut di Kalimantan Selatan menjadi peluang besar untuk memperkuat sinergi antara dunia akademik dan industri.
“Alhamdulillah, CNGR memiliki pabrik di wilayah Kalimantan Selatan. Hal ini membuka peluang bagi mahasiswa untuk mengikuti program magang, melaksanakan penelitian, maupun berbagai bentuk kolaborasi akademik lainnya. Bahkan, dosen juga berpeluang mengembangkan riset hingga studi doktoral melalui kerja sama dengan industri maupun perguruan tinggi di luar negeri yang memiliki keunggulan pada bidang material,” ujarnya.
Ia juga memaparkan kapasitas ULM sebagai perguruan tinggi terbesar di Kalimantan yang memiliki 11 fakultas, satu program pascasarjana, 165 program studi, serta lebih dari 34.000 mahasiswa. Potensi tersebut dinilai menjadi modal penting dalam membangun kemitraan yang mampu menghasilkan inovasi sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah dan nasional.
Sementara itu, Direktur Komunikasi CNGR Indonesia, Fadlan Muzakki, S.IP., M.Phil., menjelaskan bahwa CNGR Indonesia merupakan perusahaan yang bergerak di bidang produksi material baterai kendaraan listrik dan terus mengembangkan ekosistem industri hilirisasi di Indonesia.
“CNGR tidak hanya memproduksi material baterai kendaraan listrik, tetapi juga mengembangkan berbagai material maju yang memiliki nilai tambah tinggi. Dengan keberadaan fasilitas produksi di Kalimantan Selatan, kami berharap dapat membangun kolaborasi dengan Universitas Lambung Mangkurat, baik dalam bidang penelitian, pengembangan teknologi, peningkatan kompetensi sumber daya manusia, maupun pelaksanaan program magang bagi mahasiswa,” jelasnya.
Dalam audiensi tersebut, kedua belah pihak juga mendiskusikan berbagai peluang kerja sama, mulai dari penelitian terapan, pengembangan kurikulum berbasis kebutuhan industri, peningkatan kompetensi dosen dan mahasiswa, hingga penguatan jejaring internasional di bidang material maju dan teknologi baterai.
Melalui pertemuan ini, ULM dan CNGR Indonesia berharap dapat membangun kemitraan berkelanjutan yang mendukung pengembangan pendidikan tinggi, riset inovatif, serta mencetak sumber daya manusia yang siap menghadapi perkembangan industri strategis di Indonesia.


