Regulasi BPJS Berubah, RSGM Gusti Hasan Aman Fokus Jaga Pelayanan dan Realistis Target PAD
Banua Tv,Banjarmasin – Rumah Sakit Gigi dan Mulut (RSGM) Gusti Hasan Aman Provinsi Kalimantan Selatan memilih memfokuskan penguatan kualitas pelayanan di tengah penyesuaian target Pendapatan Asli Daerah (PAD) Tahun 2026. Langkah tersebut dilakukan sebagai respons terhadap perubahan regulasi pelayanan kesehatan dari Kementerian Kesehatan dan BPJS Kesehatan yang memengaruhi mekanisme pelayanan serta klaim rumah sakit.


Direktur RSGM Gusti Hasan Aman, drg. Mashuda, menjelaskan bahwa meskipun target PAD disesuaikan, realisasi pendapatan hingga triwulan berjalan masih sesuai dengan target yang telah ditetapkan.
“Alhamdulillah, PAD pada triwulan ini masih sesuai target. Memang ada beberapa regulasi baru dari BPJS yang mengharuskan kami melakukan penyesuaian, terutama terkait klaim pelayanan yang tidak semuanya dapat dilakukan seperti tahun sebelumnya,” ujarnya di Banjarmasin, Kamis (6/8/2026).

Perubahan regulasi tersebut berdampak pada sejumlah layanan kedokteran gigi. Beberapa kasus yang sebelumnya dapat ditangani dokter gigi umum kini wajib dirujuk kepada dokter gigi spesialis. Begitu pula tindakan operasi gigi bungsu (odontektomi), yang kini hanya dapat dilakukan dengan rawat inap pada kondisi tertentu sesuai indikasi medis.
Kondisi tersebut membuat RSGM melakukan penyesuaian target PAD menjadi sekitar Rp10 miliar. Penyesuaian itu telah mendapat persetujuan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Bappeda agar lebih sesuai dengan kondisi operasional rumah sakit.
“Penyesuaian target ini telah diakomodir oleh Bappeda Provinsi Kalimantan Selatan sehingga kami dapat lebih fokus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” katanya.

Sebagai rumah sakit berstatus Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) sekaligus Unit Organisasi Bersifat Khusus (UBK), RSGM Gusti Hasan Aman terus menyusun berbagai strategi untuk menjaga kemandirian layanan. Langkah tersebut dilakukan melalui peningkatan mutu pelayanan, pengembangan layanan baru, serta memperkuat jejaring rujukan dengan fasilitas kesehatan tingkat pertama.
“Harapan kami, melalui peningkatan kualitas pelayanan dan penguatan sistem rujukan, pendapatan rumah sakit dapat terus meningkat seiring meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap layanan RSGM,” pungkasnya.


