Raih Sanapati Teladan 2026, Kalsel Ungkap Strategi Hadapi Serangan Siber
in ,

Raih Sanapati Teladan 2026, Kalsel Ungkap Strategi Hadapi Serangan Siber

Raih Sanapati Teladan 2026, Kalsel Ungkap Strategi Hadapi Serangan Siber

Banua Tv,Depok – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan memperkuat pertahanan siber hingga ke tingkat kabupaten/kota. Saat ancaman digital semakin kompleks, seluruh 13 kabupaten/kota di Kalsel disebut telah memiliki tim keamanan siber sebagai bagian dari kesiapsiagaan menghadapi potensi insiden.

~ Advertisements ~
~ Advertisements ~

Strategi tersebut dipaparkan Diskominfo Provinsi Kalimantan Selatan dalam Cyber Incident Exchange Forum (CIEF) atau Forum Berbagi Informasi Insiden Siber yang digelar di Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), Depok, Rabu (7/10/2026).

Forum bertema “Akselerasi Keamanan Siber Berbasis Inovasi Program dan Kontribusi Nyata” itu menjadi ruang berbagi pengalaman antarinstansi dalam memperkuat kemampuan menghadapi insiden keamanan siber.

Kepala Bidang Persandian dan Keamanan Informasi Diskominfo Kalsel, Sucilianita Akbar, tampil sebagai salah satu narasumber dengan materi “Inovasi dalam Penguatan Keamanan Siber dan Persandian di Pemerintah Daerah Provinsi Kalimantan Selatan”.

Keterlibatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari apresiasi terhadap kontribusi Diskominfo Kalsel setelah sebelumnya menerima Anugerah Sanapati Teladan 2026.

Kepala Diskominfo Provinsi Kalsel, Muhamad Muslim, mengatakan keberadaan tim keamanan siber di seluruh kabupaten/kota menjadi bagian penting dalam membangun pertahanan digital pemerintah daerah secara berlapis.

“Untuk Kalimantan Selatan sendiri sudah mempunyai tim tersebut di 13 kabupaten/kota. Bahkan kita yang pertama untuk melakukan penilaian atau pengukuran terhadap pematangan sistem keamanan siber di Kalimantan Selatan,” ujar Muhamad Muslim.

Menurut Muslim, keamanan siber tidak cukup dibangun dengan mengandalkan tindakan setelah serangan terjadi. Pemerintah daerah perlu memiliki kemampuan sejak tahap pencegahan, kesiapsiagaan, penanganan, hingga pemulihan ketika insiden benar-benar terjadi.

Karena itu, penguatan Tim Tanggap Insiden Siber (TTIS) di daerah menjadi salah satu bagian penting dari ekosistem keamanan siber yang dibangun Pemprov Kalsel.

Forum CIEF juga dimanfaatkan Diskominfo Kalsel untuk berbagi pengalaman dan inovasi yang telah diterapkan dalam penguatan keamanan siber dan persandian di lingkungan pemerintahan daerah.

“Harapannya dengan adanya forum ini kita semakin menguatkan sinergi koordinasi kita di dalam menangani berbagai serangan-serangan siber, mulai dari upaya-upaya yang bersifat preventif sampai dalam pengendalian dan merehabilitasi apa yang misalnya menjadi serangan itu tadi,” jelasnya.

Namun, membangun pertahanan siber tidak hanya bergantung pada sistem dan perangkat teknologi. Kemampuan sumber daya manusia menjadi faktor penting untuk memastikan sistem keamanan dapat berjalan dan merespons ancaman secara cepat.

Muslim menilai peningkatan kapasitas SDM harus berjalan beriringan dengan penguatan sarana dan prasarana keamanan informasi.

“Kita berharap semakin matang lagi kemampuan kita dari sisi sumber daya manusia kita, dari sisi sarana prasarana semakin mendukung,” tambahnya.

Pengalaman Kalsel tersebut menunjukkan bahwa penguatan keamanan siber di pemerintahan daerah membutuhkan pendekatan yang terintegrasi. Tim di tingkat provinsi dan kabupaten/kota perlu memiliki kemampuan untuk saling berkoordinasi ketika menghadapi maupun mencegah insiden.

Selain meningkatkan kapasitas TTIS, pengukuran tingkat kematangan keamanan siber juga menjadi bagian dari upaya mengetahui sejauh mana kesiapan sistem yang telah dibangun.

Melalui forum CIEF, Diskominfo Kalsel sekaligus memperluas pertukaran informasi dengan pemangku kepentingan lainnya. Langkah tersebut diharapkan memperkuat jejaring antarlembaga dalam menghadapi perkembangan ancaman digital.

Bagi pemerintah daerah, ketahanan siber menjadi semakin penting seiring meningkatnya pemanfaatan teknologi dalam pelayanan publik. Sistem digital yang aman dan tangguh dibutuhkan agar layanan pemerintahan tetap dapat berjalan ketika menghadapi gangguan maupun insiden keamanan siber.

Tinggalkan Balasan

SDN 2 Landasan Ulin Barat Jadi Sekolah STEM Nasional, Ini Target Wali Kota Banjarbaru

Safari GEMARIKAN di Kotabaru, Ada Pesan Penting untuk Pola Makan Anak