PS Handil Bakti Legend Didiskualifikasi karena Pelanggaran Batas Usia
in , ,

PS Handil Bakti Legend Didiskualifikasi karena Pelanggaran Batas Usia

PS Handil Bakti Legend Didiskualifikasi karena Pelanggaran Batas Usia

Banua Tv,Banjar – Panitia Pelaksana Turnamen Sepak Bola Piala Bupati Banjar U-40 resmi mendiskualifikasi PS Handil Bakti Legend setelah terbukti melakukan pelanggaran administrasi dengan menurunkan pemain yang tidak memenuhi ketentuan batas usia turnamen.

~ Advertisements ~

Keputusan tersebut ditetapkan pada Selasa (28/7/2026) setelah panitia bersama Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Banjar melakukan verifikasi dan pemeriksaan keabsahan dokumen para pemain.

Ketua Panitia Pelaksana Turnamen Piala Bupati Banjar U-40, H. Joko, menjelaskan bahwa dugaan pelanggaran terbukti setelah dilakukan pencocokan data kependudukan dengan Disdukcapil Kabupaten Banjar.

Hasil verifikasi menunjukkan sedikitnya dua pemain PS Handil Bakti Legend tidak memenuhi batas usia minimal yang telah ditetapkan dalam regulasi turnamen.

“Sesuai regulasi turnamen U-40, pemain yang diperbolehkan berlaga maksimal merupakan kelahiran tahun 1986. Namun, dari hasil penelusuran bersama Disdukcapil, ditemukan dua pemain kelahiran tahun 1987 dan 1989 pada tim PS Handil Bakti Legend,” tegas Joko.

Panitia memutuskan menjatuhkan sanksi diskualifikasi sebagai bentuk penegakan aturan sekaligus menjaga nilai fair play dan sportivitas selama penyelenggaraan turnamen.

Selain itu, Joko juga menyayangkan sikap tim All Star Binuang yang tidak menempuh prosedur resmi dalam mengajukan nota protes sesuai ketentuan yang berlaku.

Menurutnya, regulasi turnamen mengharuskan setiap keberatan disampaikan melalui surat protes resmi paling lambat 1×24 jam setelah pertandingan berakhir.

“Karena tidak adanya nota protes resmi dari tim lawan sesuai kurun waktu yang ditentukan, panitia memutuskan bahwa All Star Binuang juga tidak dapat melanjutkan ke babak berikutnya,” ujarnya.

Joko menegaskan bahwa keputusan tersebut diumumkan secara terbuka kepada masyarakat dan media sebagai bentuk transparansi penyelenggaraan turnamen sekaligus untuk menghindari kesimpangsiuran informasi mengenai kelanjutan kompetisi.

Tinggalkan Balasan

Pemkab Banjar Perkuat Digitalisasi melalui SP2D Online

Siapkan Calon Pemimpin, Disbudporapar Banjar Bekali Pemuda dengan Kemampuan Public Speaking