Pendaftaran Mitra MagangHub Ditutup 22 Oktober, Kemnaker Siapkan Layanan Pendampingan
in , , ,

Pendaftaran Mitra MagangHub Ditutup 22 Oktober, Kemnaker Siapkan Layanan Pendampingan

Pendaftaran Mitra MagangHub Ditutup 22 Oktober, Kemnaker Siapkan Layanan Pendampingan

Banua Tv,Jakarta – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) membuka layanan konsultasi dan pendampingan pendaftaran mitra penyelenggara Program Pemagangan Lulusan Perguruan Tinggi (MagangHub) Batch 3 Angkatan II Tahun 2026 bagi perusahaan di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek), Jumat (16/10/2026).

~ Advertisements ~
~ Advertisements ~

Layanan ini disiapkan untuk membantu perusahaan memahami proses pendaftaran, menyelesaikan kendala administrasi, serta mengatasi persoalan teknis saat menggunakan platform MagangHub. Perusahaan juga dapat berkonsultasi mengenai pendaftaran Wajib Lapor Ketenagakerjaan Perusahaan (WLKP).

Direktur Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (Binalavotas) Kemnaker, Darmawansyah, mengatakan pendampingan langsung tersebut diharapkan memudahkan perusahaan bergabung sebagai mitra program pemagangan.

“Melalui desk layanan ini, perusahaan dapat berkonsultasi langsung mengenai pendaftaran MagangHub, pendaftaran Wajib Lapor Ketenagakerjaan Perusahaan (WLKP), serta penyelesaian kendala teknologi informasi. Kami ingin perusahaan memperoleh pendampingan sehingga proses pendaftaran dapat berjalan lebih mudah,” ujar Darmawansyah melalui siaran pers Biro Humas Kemnaker, Kamis (15/10/2026).

Layanan dibuka selama satu hari, mulai pukul 09.00 hingga 16.00 WIB, bertempat di Aula Gedung Vokasi, Jalan Gatot Subroto Kavling 44, Jakarta Selatan. Perusahaan yang ingin hadir dapat mengonfirmasi keikutsertaan melalui kode QR pada flyer kegiatan.

Menurut Darmawansyah, partisipasi perusahaan menjadi unsur penting dalam pelaksanaan program pemagangan yang dirancang untuk memberikan pengalaman kerja kepada lulusan perguruan tinggi. Melalui keterlibatan tersebut, perusahaan dapat membantu mengembangkan kompetensi talenta muda sekaligus mengenali calon tenaga kerja yang sesuai dengan kebutuhan industri.

Bagi perusahaan, MagangHub juga membuka akses terhadap lulusan dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Program ini berpotensi mendukung proses rekrutmen, menyiapkan calon tenaga kerja, serta mendorong peningkatan produktivitas dan inovasi.

Pada Batch 3, Kemnaker menyediakan kuota sebanyak 70.000 peserta. Program tersebut ditujukan bagi lulusan sarjana, diploma, dan pendidikan profesi yang baru lulus (fresh graduate), dengan batas waktu paling lama satu tahun setelah kelulusan.

Pemagangan berlangsung selama enam bulan. Selama periode tersebut, pemerintah menanggung sejumlah komponen biaya peserta, meliputi uang saku senilai upah minimum, iuran BPJS Ketenagakerjaan, serta sertifikasi kompetensi melalui Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) sesuai ketentuan program.

Pendaftaran mitra penyelenggara MagangHub Batch 3 Angkatan II berlangsung pada 28 September hingga 22 Oktober 2026. Kemnaker mengimbau perusahaan yang berminat segera mendaftar dan menyiapkan kesempatan pemagangan bagi lulusan perguruan tinggi.

Informasi lebih lanjut mengenai program dan pendaftaran dapat diakses melalui platform MagangHub atau situs resmi Kementerian Ketenagakerjaan.

Tinggalkan Balasan

Wamenaker Tegaskan Sertifikasi Pekerja BUMN Tak Boleh Sekadar Formalitas

Tim Tinju Kalsel Dilepas ke Jakarta, Target Tiga Besar Jadi Tantangan