Kepuasan Layanan SD Negeri Balida Capai 80 Persen, Sekolah Buka Ruang Evaluasi Lewat FKP
Banua Tv,Balangan – Tingkat kepuasan masyarakat terhadap pelayanan pendidikan di SD Negeri Balida, Kecamatan Paringin, Kabupaten Balangan, mencapai 80 persen berdasarkan Survei Kepuasan Masyarakat (SKM) 2026.

Capaian tersebut menjadi salah satu indikator yang digunakan sekolah untuk mengevaluasi kualitas pelayanan. Evaluasi dilakukan melalui Forum Konsultasi Publik (FKP) Peninjauan Standar Pelayanan yang digelar SD Negeri Balida, Senin (10/8/2026).
Forum tersebut menjadi ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan pengalaman, kritik, saran, maupun masukan terhadap pelayanan yang diberikan sekolah. Hasilnya kemudian menjadi bahan pertimbangan dalam menentukan langkah perbaikan pelayanan ke depan.
Kepala SD Negeri Balida, Siti Rahmah, mengatakan terdapat empat layanan utama yang menjadi pembahasan dalam forum tersebut. Keempatnya meliputi Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB), legalisir ijazah, mutasi siswa masuk, dan mutasi siswa keluar.
“SPMB kami laksanakan setiap tahun, legalisir ijazah juga rutin dilakukan, baik untuk lulusan baru maupun alumni. Sedangkan mutasi siswa masuk dan keluar hampir setiap tahun juga terjadi di sekolah kami,” katanya.
Menurut Rahmah, pelaksanaan FKP penting karena sekolah dapat memperoleh masukan secara langsung dari masyarakat sebagai pengguna layanan. Masukan tersebut selanjutnya diharapkan mampu membantu sekolah mengetahui bagian pelayanan yang masih perlu diperbaiki.
Dengan demikian, capaian kepuasan masyarakat sebesar 80 persen tidak hanya menjadi angka hasil survei, tetapi juga menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan sekolah.
Sementara itu, Penelaah Teknis Kebijakan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Balangan, Aris Junaidi, menilai hasil SKM memiliki peran penting dalam menentukan arah pengembangan sekolah.
” Kami sangat mengharapkan adanya SKM, karena dari hasil survei itulah dapat ditentukan arah ke mana sekolah akan menuju. Aspirasi yang disampaikan masyarakat mudah-mudahan dapat tersalurkan dan menjadi bahan perbaikan,” ujarnya.
Melalui FKP dan SKM, SD Negeri Balida berupaya memperkuat keterlibatan masyarakat dalam proses evaluasi pelayanan. Langkah tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya menghadirkan layanan pendidikan yang lebih terbuka, responsif, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.


