Kalsel Expo 2026 Jadi Jembatan Produk Banua Menuju Pasar Internasional
in , , , ,

Kalsel Expo 2026 Jadi Jembatan Produk Banua Menuju Pasar Internasional

Kalsel Expo 2026 Jadi Jembatan Produk Banua Menuju Pasar Internasional

Banua Tv, Banjarbaru – Peluang produk unggulan Kalimantan Selatan untuk menembus pasar internasional semakin terbuka melalui Kalsel Expo 2026. Ajang yang menjadi bagian dari rangkaian Hari Jadi ke-76 Provinsi Kalimantan Selatan tersebut tidak hanya menjadi ruang promosi, tetapi juga mempertemukan pelaku usaha dengan calon pembeli, mitra bisnis hingga investor.

~ Advertisements ~

Kehadiran pelaku usaha dari luar negeri, termasuk dukungan Kedutaan Besar Republik Islam Iran, turut memperluas peluang terjadinya kerja sama ekonomi antara pelaku usaha Kalimantan Selatan dan mitra internasional.

Kalsel Expo 2026 resmi dibuka oleh Ketua TP PKK Provinsi Kalimantan Selatan Fathul Jannah Muhidin bersama Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin beserta jajaran di Banjarbaru, Rabu (12/8/2026).

Fathul Jannah menilai keberadaan expo menjadi kesempatan penting bagi pelaku usaha lokal untuk tidak hanya memperkenalkan produknya, tetapi juga membangun jejaring bisnis yang lebih luas.

“Kita ingin produk Kalimantan Selatan dikenal lebih luas, mulai dari pasar daerah, pasar nasional hingga pasar internasional. Hasil Expo 2026 juga memiliki nilai strategis karena membuka ruang yang lebih luas bagi para pelaku usaha,” ujarnya di Banjarbaru, Rabu (12/8/2026).

Menurutnya, perluasan pasar tidak dapat dilakukan sendiri. Diperlukan kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, calon mitra, investor dan pihak luar negeri agar potensi yang dimiliki daerah dapat diterjemahkan menjadi kerja sama yang menghasilkan manfaat ekonomi.

Salah satu peluang tersebut terlihat dari keterlibatan Kedutaan Besar Republik Islam Iran yang membawa pelaku usaha beserta produk-produknya untuk bertemu dengan pelaku usaha dari Kalimantan Selatan.

“Ini kesempatan yang sangat baik. Kita ingin hubungan antar daerah dan antarnegara diterjemahkan menjadi kerja sama konkret yang memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat,” katanya.

Pertemuan antara pelaku usaha lokal dan mitra potensial tersebut dinilai dapat menjadi titik awal untuk memperluas jaringan perdagangan. Produk yang selama ini hanya beredar di pasar lokal berpeluang mendapatkan akses lebih luas apabila mampu memenuhi kebutuhan dan standar pasar yang dituju.

Fathul Jannah melihat peluang tersebut sebagai proses mempertemukan dua kepentingan, yakni potensi produk yang dimiliki daerah dengan kebutuhan pasar.

“Kita memiliki produk, mereka memiliki kebutuhan pasar. Ada pelaku usaha yang ingin memperluas pasar, ada pula mitra yang mencari produk. Peluang investasi inilah yang harus kita pertemukan,” tuturnya.

Kalimantan Selatan sendiri memiliki beragam komoditas dan produk yang berpotensi dikembangkan menjadi produk unggulan. Potensi tersebut mencakup sektor pertanian, perkebunan, perikanan, kerajinan, kuliner, industri kreatif hingga produk usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).

Namun, peluang menuju pasar internasional juga menuntut pelaku usaha meningkatkan kualitas produknya. Tidak cukup hanya memiliki produk yang menarik, pelaku usaha juga harus mampu menjaga kesinambungan produksi, memperbaiki kemasan, memenuhi sertifikasi dan standardisasi serta memahami kebutuhan konsumen di pasar yang lebih luas.

Karena itu, Kalsel Expo 2026 diharapkan tidak berhenti pada aktivitas pameran. Interaksi antara pelaku usaha, pembeli dan calon investor diharapkan dapat berkembang menjadi transaksi maupun kerja sama jangka panjang.

“Kita ingin Kalsel Expo menjadi tempat pertemuan penjual dan pembeli, pertemuan inovasi dengan investasi, serta pertemuan potensi lokal dengan peluang pasar global,” tegasnya.

Melalui momentum tersebut, Kalsel tidak hanya berupaya menunjukkan potensi daerah kepada masyarakat, tetapi juga memperkenalkan produk Banua kepada jaringan pasar yang lebih luas. Jika peluang tersebut mampu ditindaklanjuti dengan peningkatan kualitas dan kapasitas produksi, Kalsel Expo 2026 dapat menjadi salah satu pintu bagi produk lokal untuk naik kelas dan bersaing di pasar internasional.

Tinggalkan Balasan

HUT ke-76 Kalsel, H. Muhidin Ajak Warga Rawat Budaya dan Percepat Pembangunan Banua

Pemprov Kalsel Gandeng The Breeze Waterpark, Pemegang KIA Dapat Tiket Khusus Rp25 Ribu