in , ,

Jelang Pencalonan Ketua KONI Kalsel, Hasnuryadi Pastikan Kepatuhan Aturan Lewat Konsultasi Dini Hari

Jelang Pencalonan Ketua KONI Kalsel, Hasnuryadi Pastikan Kepatuhan Aturan Lewat Konsultasi Dini Hari

~ Advertisements ~

Banua Tv, Banjarmasin- Bakal calon Ketua KONI Kalimantan Selatan periode 2026—2030, Hasnuryadi Sulaiman, mendatangi Sekretariat KONI Kalsel bersama timnya pada Minggu (12/4/2026) dini hari sekitar pukul 00.00 WITA untuk berkonsultasi dengan Tim Penjaringan dan Penyaringan (TPP) terkait aturan AD/ART KONI, khususnya mengenai larangan rangkap jabatan di cabang olahraga.

Kedatangan tersebut dilakukan usai Hasnuryadi menyelesaikan tugasnya di Stadion 17 Mei setelah pertandingan Barito Putera. Ia menyampaikan permohonan maaf karena hadir di luar jam operasional.

“Pertama tentunya ingin silaturahmi dan memohon maaf karena baru bisa datang tengah malam. Kami menunggu sampai tugas di stadion selesai, baru bisa ke sini. Tidak ada maksud lain, hanya ingin memastikan semuanya berjalan lancar,” ujar Hasnuryadi, Selasa (14/4/2026).

Konsultasi tersebut dilakukan untuk memastikan proses pencalonannya tidak bertentangan dengan aturan yang berlaku, mengingat dirinya masih menjabat sebagai Ketua Pengprov di tiga cabang olahraga, yakni PSSI, FPTI, dan PGSI Kalimantan Selatan.

Ia menyatakan akan berkoordinasi dengan induk organisasi cabang olahraga terkait guna memastikan kepastian regulasi.

“Kami akan konsultasi juga dengan induk organisasi cabor yang ada, seperti sepak bola, gulat, dan panjat tebing. Supaya semua sesuai dengan aturan yang berlaku,” jelasnya.

Hasnuryadi juga menegaskan komitmennya dalam menjunjung nilai-nilai olahraga dalam setiap langkah yang diambil.

“Kita tahu olahraga menjunjung tinggi nilai fair play, sportivitas, persatuan dan kesatuan. Ini bukan hanya soal prestasi, tapi juga bagaimana kita memberi contoh kepada masyarakat,” katanya.

Ketua TPP KONI Kalsel, Abdul Haris Makkie, menyampaikan apresiasi atas langkah yang dilakukan Hasnuryadi. Ia menilai upaya tersebut menunjukkan komitmen terhadap kepatuhan aturan organisasi.

“Kami sangat mengapresiasi dan memberikan penghargaan luar biasa. Ini elegan sekali apa yang dilakukan Pak Hasnur,” ujar Haris Makkie.

Ia menjelaskan bahwa persoalan rangkap jabatan selama ini kerap tidak menjadi perhatian, namun langkah konsultasi yang dilakukan menjadi upaya untuk memastikan seluruh proses berjalan sesuai ketentuan.

“Kalau dari sisi yang sudah ada atau pernah dilakukan, sebenarnya tidak masalah. Tapi beliau tidak menginginkan seperti itu. Yang diinginkan adalah betul-betul clear and clean terhadap hal-hal yang diatur dalam AD/ART,” jelasnya.

Haris Makkie juga menyebut hal tersebut sebagai pembelajaran bagi pengurus organisasi olahraga agar tetap mengedepankan aturan dalam setiap proses.

“Ini pelajaran berharga bagi kita semua di organisasi olahraga. Jangan sampai ada aturan yang kita tabrak hanya untuk sebuah posisi,” tegasnya.

Terkait tindak lanjut, KONI Kalsel akan melakukan konsultasi dengan KONI Pusat untuk memperoleh kejelasan regulasi, sementara Hasnuryadi juga disarankan berkoordinasi dengan induk organisasi terkait di tingkat pusat.

“Keputusannya seperti apa, kita tunggu hasil konsultasi. Kami berharap langkah ini menghasilkan keputusan yang jelas dan tidak menimbulkan polemik di kemudian hari,” pungkas Haris Makkie.

Tinggalkan Balasan

BOSF Mawas Bentuk Destana di Kapuas, Perkuat Mitigasi Bencana Berbasis Desa

Atlet Triathlon Kalsel Manfaatkan Banua Criterium Challenge sebagai Pemanasan Menuju Kejurnas 2026