Jangan Asal Klik! DWP Kalsel Ingatkan Bahaya Penipuan Digital dari Ponsel
in , , , , ,

Jangan Asal Klik! DWP Kalsel Ingatkan Bahaya Penipuan Digital dari Ponsel

Jangan Asal Klik! DWP Kalsel Ingatkan Bahaya Penipuan Digital dari Ponsel

Banua Tv,Banjarmasin – Kebiasaan mengeklik tautan atau mengunduh berkas tanpa memeriksa sumbernya dapat membuka celah penipuan siber dan penyalahgunaan data pribadi. Karena itu, Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Kalimantan Selatan mengajak masyarakat lebih cermat menggunakan media sosial, dimulai dari kebiasaan sederhana di lingkungan keluarga.

~ Advertisements ~
~ Advertisements ~

Pesan tersebut disampaikan dalam seminar Cerdas Bermedsos bertema “Lindungi Data Pribadi, Hindari Jebakan Phising dan Modus Penipuan Siber” yang dirangkai dengan pertemuan rutin DWP Provinsi Kalsel di Aula Rumah Sakit Gigi dan Mulut (RSGM) Gusti Hasan Aman, Selasa (13/10/2026).

Kegiatan ini menghadirkan Kepala Bidang Persandian dan Keamanan Informasi Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Kalimantan Selatan, Sucilianita Akbar, serta Staf Teknis Pengelola Keamanan Informasi Dinas Kominfo Kalsel, Abdul Hafizh, sebagai narasumber.

Ketua DWP Provinsi Kalimantan Selatan, Masrupah Syarifuddin, mengatakan literasi keamanan digital semakin penting karena telepon genggam dan media sosial telah digunakan untuk berbagai keperluan sehari-hari, mulai dari berbelanja dan bertransaksi keuangan hingga mengurus kebutuhan keluarga.

Namun, kemudahan tersebut perlu diimbangi dengan kewaspadaan terhadap risiko penipuan dan penyalahgunaan informasi pribadi.

“Telepon genggam yang ada di tangan kita dipakai untuk berbelanja, mengirim uang, mengurus keperluan sekolah anak, dan berinteraksi di banyak grup. Jika kita lengah, dari pintu yang sangat dekat itu pula penipuan digital masuk ke rumah kita,” ujarnya.

Masrupah mengingatkan anggota DWP agar menjaga kerahasiaan informasi sensitif, seperti Nomor Induk Kependudukan (NIK), nomor rekening, nama ibu kandung, foto kartu keluarga, dan foto tiket perjalanan. Informasi tersebut sebaiknya tidak dibagikan sembarangan melalui media sosial maupun grup percakapan.

Kewaspadaan juga diperlukan saat menerima pesan yang menyertakan tautan atau berkas mencurigakan. Modus yang perlu dicermati antara lain undangan digital, pemberitahuan pengiriman paket, serta informasi tilang yang meminta penerima mengunduh aplikasi tertentu.

Masyarakat diimbau memeriksa kebenaran pesan sebelum mengeklik tautan, mengunduh berkas, atau meneruskan informasi kepada orang lain. Jika pesan diragukan, penerima disarankan menghubungi pengirim melalui saluran komunikasi yang dapat dipercaya untuk memastikan kebenarannya.

“Jangan asal klik, jangan asal unduh, dan telepon langsung orangnya bila ada pesan yang meragukan. Mari kita saring terlebih dahulu sebelum menyebarkan,” pesannya.

Menurut Masrupah, pengetahuan mengenai keamanan digital perlu diterapkan dalam kehidupan sehari-hari dan diteruskan kepada anggota keluarga. Pengurus DWP di setiap unsur pelaksana diharapkan dapat membagikan kembali materi seminar kepada keluarga, termasuk anak-anak, agar kewaspadaan terhadap penipuan digital tumbuh menjadi kebiasaan bersama.

Sementara itu, Ketua DWP RSGM Gusti Hasan Aman, drg. Kumala Dian Sari Mashuda, mengapresiasi kehadiran Ketua DWP Provinsi Kalsel beserta jajaran dan narasumber yang memberikan pemahaman mengenai penggunaan media sosial secara bijak.

Ia berharap seminar tersebut menjadi sarana berbagi pengetahuan sekaligus meningkatkan kemampuan anggota DWP dalam mengantisipasi risiko yang muncul seiring meningkatnya aktivitas masyarakat di ruang digital.

Melalui kegiatan ini, DWP Provinsi Kalsel mendorong penguatan literasi digital di lingkungan organisasi dan keluarga. Perlindungan data pribadi, kewaspadaan terhadap tautan mencurigakan, serta kebiasaan memeriksa informasi sebelum menyebarkannya menjadi langkah penting untuk membangun ruang digital yang lebih aman dan bertanggung jawab.

Tinggalkan Balasan

Cuaca Kalsel Dominan Cerah, Waspadai Pasang Laut pada Malam hingga Dini Hari

Jangan Tunggu Jadi Korban, Diskominfo Kalsel Dorong Edukasi Siber hingga Keluarga