Hari ke-14 SAR Virgo Transport 8, 71 Penumpang Masih Dicari
BANUA TV, BANJARMASIN – Operasi pencarian dan evakuasi korban KMP Virgo Transport 8 masih berlangsung hingga hari ke-14, Sabtu (26/9/2026). Tim SAR Gabungan mengerahkan unsur laut, udara, dan penyelam untuk melanjutkan pencarian di lokasi bangkai kapal.


Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan mengerahkan tiga Kapal Negara, yakni KN Grantin P.211, KN Kunyit, dan KN Miang Besar. Ketiga kapal tersebut bergabung bersama KN SAR Pacitan, KN SAR Kamanjaya, KRI GNR 332, KRI Sultan Iskandar Muda, serta unsur laut lainnya.
Penyelaman di badan KMP Virgo Transport 8 menjadi salah satu fokus operasi. Tim SAR juga melakukan pencarian dan evakuasi korban serta memperbarui data korban secara terintegrasi.
Kepala Distrik Navigasi Tipe A Kelas II Banjarmasin, Hary Bowo Seno Putro, mengatakan KN Kunyit telah berada di area operasi dan disiapkan sebagai unsur pendukung di Ring 1. Kapal tersebut dilengkapi reefer container untuk mendukung penanganan korban apabila ditemukan dalam jumlah banyak.
“Apabila dalam proses penyelaman ditemukan korban dalam jumlah cukup banyak, KN Kunyit telah kami siapkan sebagai unsur pendukung di Ring 1. Kapal ini telah dilengkapi reefer container untuk mendukung penanganan dan penampungan sementara jenazah sebelum proses evakuasi lebih lanjut,” jelas Hary Bowo dalam keterangan persnya yang diterima InfoPublik pada Sabtu (26/9/2026).
Kesiapan serupa dilakukan terhadap KN Miang Besar. Kapal tersebut telah sandar di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin untuk memuat reefer container sebelum kembali bergabung dalam operasi pencarian.
“Dengan demikian, terdapat dua Kapal Negara Kenavigasian yang dilengkapi reefer container, yaitu KN Kunyit dari Distrik Navigasi Tipe A Kelas II Banjarmasin dan KN Miang Besar dari Distrik Navigasi Tipe A Kelas I Samarinda. Keduanya disiapkan untuk memberikan dukungan apabila hasil pencarian dan penyelaman membutuhkan kapasitas penanganan korban yang lebih besar,” imbuh Hary Bowo.
Sementara itu, Kepala Pangkalan Penjagaan Laut dan Pantai (PLP) Kelas II Tanjung Perak, Capt. Rusmanu, mengatakan KN Grantin P.211 masih berada di area operasi untuk mendukung pencarian dan evakuasi.
Ketiga Kapal Negara yang dikerahkan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut menjalankan tugas sesuai kebutuhan operasi, mulai dari dukungan keselamatan navigasi, pencarian dan penyisiran, mobilisasi, hingga dukungan evakuasi korban.
“Seluruh unsur bergerak dan bersinergi dalam satu misi kemanusiaan untuk mendukung pencarian dan evakuasi korban KMP Virgo Transport 8 hingga operasi dinyatakan selesai. Dalam setiap pelaksanaannya, kami tetap memastikan kesiapan dan keselamatan personel maupun sarana operasi sebelum, selama, dan setelah pelaksanaan tugas,” pungkas Capt. Rusmanu.
Dukungan operasi juga berasal dari unsur udara. Tim SAR Gabungan mengerahkan helikopter milik Basarnas dan TNI Angkatan Laut untuk mendukung pencarian.
Kondisi cuaca di area operasi pada Sabtu (26/9) terpantau cerah berawan. Angin bertiup sekitar 12 knot dari arah tenggara dengan tinggi gelombang berkisar 1,0 hingga 1,5 meter.
Pelaksanaan pencarian dan evakuasi tetap menyesuaikan kondisi cuaca, gelombang, arus laut, serta hasil penilaian keselamatan di lokasi operasi.
Berdasarkan data Basarnas pada Sabtu (26/9) pukul 19.00 WITA, dari total 243 penumpang KMP Virgo Transport 8, sebanyak 172 orang telah ditemukan. Sebanyak 108 orang ditemukan dalam kondisi selamat dan 64 orang meninggal dunia. Sementara itu, 71 orang masih dalam pencarian.
Operasi SAR Gabungan terus dilanjutkan dengan mengerahkan berbagai unsur untuk mendukung pencarian dan evakuasi korban.


