Banua Tv, Banjarbaru – Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Kota Banjarbaru melaksanakan kegiatan pelepasliaran ikan lokal atau restocking di perairan umum sebagai bagian dari Sub Kegiatan Pembentukan SDM Pengawasan Sumber Daya Perikanan.
Kegiatan berlangsung di Embung Batu Kapur, Jl. Cempaka Baru, Gunung Kupang RT 36, Kelurahan Cempaka, Rabu (26/11/2025).
Program restocking ini menjadi wujud kolaborasi strategis antara DKP3 Kota Banjarbaru dan Fakultas Perikanan Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Banjarbaru.
Sinergi tersebut ditujukan untuk menjaga kelestarian ekosistem perairan sekaligus meningkatkan populasi ikan lokal di wilayah Banjarbaru.
Adapun ikan yang dilepas ke perairan meliputi 22.000 ekor benih ikan gurami dari DKP3, serta 5.000 ekor benih ikan kalabau dan 250 ekor ikan papuyu yang disumbangkan oleh Fakultas Perikanan ULM.
Kepala DKP3 Kota Banjarbaru, Abu Yajid Bustami, yang membuka kegiatan tersebut menegaskan bahwa restocking merupakan langkah nyata pemerintah daerah dalam memulihkan populasi ikan di perairan umum.
“Tujuan dari pelepasliaran ikan ini untuk mengembalikan stok ikan yang mulai menurun, memulihkan dan menjaga keseimbangan ekosistem perairan. Meningkatkan produksi ikan sebagai sumber pangan dan pendapatan bagi masyarakat,” ujarnya.
Yajid menambahkan, kegiatan ini juga menjadi upaya penting dalam menjamin keberlanjutan sumber daya ikan di masa mendatang.
“Selain itu juga melestarikan sumber daya ikan untuk keberlanjutan di masa depan. Semoga dengan adanya kegiatan pelepasliaran ikan ini dapat tumbuh dan berkembang biak dengan baik, sehingga memberikan manfaat berkelanjutan bagi kita semua,” tutupnya.


