DPRD Kalsel Pastikan Kesiapan IPA Mekarsari, Fokus pada Optimalisasi Distribusi Air Bersih
in , , ,

DPRD Kalsel Pastikan Kesiapan IPA Mekarsari, Fokus pada Optimalisasi Distribusi Air Bersih

DPRD Kalsel Pastikan Kesiapan IPA Mekarsari, Fokus pada Optimalisasi Distribusi Air Bersih

Banua Tv,Barito Kuala – Komisi III DPRD Provinsi Kalimantan Selatan bersama Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kalimantan Selatan meninjau kesiapan Instalasi Pengolahan Air (IPA) Mekarsari sebagai bagian dari pengawasan pembangunan infrastruktur air bersih yang ditargetkan mulai beroperasi pada 2027.

~ Advertisements ~

Peninjauan dilakukan untuk memastikan kesiapan fasilitas yang dibangun melalui dukungan Dana Alokasi Khusus (DAK) Pemerintah Pusat sekaligus melihat kesiapan sistem distribusi air kepada masyarakat.

Wakil Ketua Komisi III DPRD Kalsel H. Achmad Maulana mengatakan, proyek IPA Mekarsari merupakan hasil kolaborasi Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, Pemerintah Kabupaten Barito Kuala, dan Pemerintah Pusat dalam meningkatkan layanan air bersih bagi masyarakat.

“Permasalahan air bersih menjadi salah satu persoalan utama di Barito Kuala. Pembangunan IPA ini dimulai pada 2024, dilanjutkan penyelesaian fisik pada 2025 melalui dana APBN, dan pada 2026 Pemerintah Provinsi Kalsel melengkapi pekerjaan paving block,” ujarnya.

Menurutnya, fasilitas tersebut dirancang melayani sekitar 4.000 sambungan rumah (SR) ketika mulai beroperasi pada 2027. Namun, kesiapan jaringan distribusi menuju rumah warga juga harus menjadi perhatian agar manfaat pembangunan dapat dirasakan secara maksimal.

“Jangan sampai instalasinya sudah memadai, tetapi jaringan perpipaan ke rumah-rumah masih belum optimal. Ini harus menjadi perhatian agar distribusi air bersih dapat berjalan lancar,” katanya.

Anggota Komisi III DPRD Kalsel Rosehan NB menjelaskan pembangunan IPA Mekarsari didukung berbagai pihak. Pemerintah Kabupaten Barito Kuala menyediakan lahan sekitar 1,3 hektare, sementara pembangunan fisik dibiayai melalui Dana Alokasi Khusus Kementerian Pekerjaan Umum sebesar sekitar Rp45 miliar pada 2024 dan Rp38 miliar pada 2025. Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan kemudian melengkapi kawasan tersebut dengan pembangunan paving block melalui anggaran sekitar Rp400 juta pada 2026.

Rosehan berharap keberadaan IPA Mekarsari segera memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya di wilayah Tamban dan Mekarsari Tabunganen.

“Kami bersyukur pemerintah telah menghadirkan fasilitas ini. Harapannya, masyarakat dapat segera menikmati layanan air bersih dan pemerintah daerah terus memberikan dukungan agar sambungan rumah bisa terealisasi,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Cipta Karya Dinas PUPR Kalimantan Selatan Ryan Tirta Nugraha menyampaikan bahwa sinergi antara DPRD, pemerintah daerah, dan pemerintah pusat menjadi faktor penting dalam mewujudkan pembangunan infrastruktur air bersih yang mendukung pemenuhan Standar Pelayanan Minimal (SPM) di Kalimantan Selatan.

“Sinergi antara DPRD, pemerintah daerah, dan pemerintah pusat sangat penting sehingga kebutuhan air bersih masyarakat dapat terpenuhi dalam rangka pencapaian Standar Pelayanan Minimal (SPM) di Kalimantan Selatan,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

ULM Perkuat Tata Kelola Keuangan untuk Tingkatkan Akuntabilitas dan Kinerja Institusi

Pemkot Banjarbaru Perkuat Kapasitas Bunda PAUD untuk Tingkatkan Mutu Pendidikan Anak Usia Dini