Dishub Kalsel Siapkan Rekayasa Lalu Lintas, Penanganan Jalan Amblas Sungai Lulut Diperkirakan Hingga Empat Pekan
in , ,

Dishub Kalsel Siapkan Rekayasa Lalu Lintas, Penanganan Jalan Amblas Sungai Lulut Diperkirakan Hingga Empat Pekan

Dishub Kalsel Siapkan Rekayasa Lalu Lintas, Penanganan Jalan Amblas Sungai Lulut Diperkirakan Hingga Empat Pekan

Banua Tv,Banjarmasin – Dinas Perhubungan Provinsi Kalimantan Selatan mulai menerapkan langkah antisipatif untuk menjaga kelancaran arus kendaraan setelah ruas Jalan Sungai Lulut yang menghubungkan Kota Banjarmasin dan Kabupaten Banjar mengalami amblas.

~ Advertisements ~

Melalui koordinasi bersama Forum Lalu Lintas Provinsi Kalimantan Selatan, Forum Lalu Lintas Kota Banjarmasin, serta Dinas Pekerjaan Umum, berbagai skenario rekayasa lalu lintas disiapkan guna meminimalkan dampak penutupan jalan selama proses perbaikan berlangsung.

Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Kalimantan Selatan, M. Fitri Hernadi, menjelaskan pihaknya langsung bergerak setelah menerima laporan adanya keretakan jalan pada 14 Juli yang kemudian berkembang menjadi jalan amblas pada keesokan harinya.

“Begitu mendapat informasi jalan amblas, pagi harinya kami langsung berkoordinasi dengan Forum Lalu Lintas Provinsi Kalimantan Selatan. Selanjutnya kami juga berkoordinasi dengan Forum Lalu Lintas Kota Banjarmasin dan berkomunikasi dengan Dinas Pekerjaan Umum untuk menentukan langkah penanganan,” ujar Fitri.

Hasil koordinasi menunjukkan proses perbaikan konstruksi jalan diperkirakan berlangsung selama tiga hingga empat minggu. Selama masa tersebut, ruas jalan ditutup demi mendukung kelancaran pekerjaan sekaligus menjamin keselamatan pengguna jalan.

Untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan, Dishub Kalsel bersama Forum Lalu Lintas melakukan survei ke sejumlah ruas alternatif guna menyusun pola rekayasa arus lalu lintas.

“Hari ini kami bersama forum lalu lintas melakukan survei langsung ke lapangan. Kami melihat jalan-jalan alternatif dan melakukan simulasi rekayasa lalu lintas. Karena kawasan Sungai Lulut memang setiap hari memiliki volume kendaraan yang cukup padat, tentu akan ada peningkatan arus di jalur alternatif, terutama pada jam sibuk pagi dan sore hari,” jelasnya.

Rekayasa lalu lintas akan diterapkan secara situasional dengan pemasangan rambu-rambu serta penempatan personel di sejumlah titik strategis agar arus kendaraan tetap terkendali.

“Rekayasa lalu lintas ini bersifat situasional. Kami menempatkan rambu-rambu dan personel di sejumlah titik agar penumpukan kendaraan dapat diminimalkan. Memang akan ada dampak terhadap kelancaran lalu lintas, tetapi kami berupaya agar tidak terjadi kemacetan yang signifikan,” katanya.

Fitri menambahkan, Jalan Sungai Lulut merupakan salah satu jalur utama dengan volume kendaraan tinggi sehingga dukungan masyarakat sangat dibutuhkan agar proses penanganan dapat berjalan sesuai target.

“Kami terus berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum agar proses perbaikan dapat diselesaikan secepat mungkin. Namun keberhasilan penanganan ini juga membutuhkan dukungan masyarakat dengan mematuhi pengaturan lalu lintas yang telah ditetapkan,” ungkapnya.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak menerobos area yang telah ditutup, termasuk pengendara sepeda motor, karena selain menghambat pekerjaan juga berpotensi membahayakan keselamatan.

“Saat ini lokasi sedang dilakukan pengerjaan, karena itu kami mengimbau masyarakat untuk tidak menerobos area penutupan. Keselamatan harus menjadi prioritas bersama,” tegasnya.

Di akhir keterangannya, Fitri mengajak masyarakat bersabar selama proses perbaikan berlangsung serta mengikuti seluruh arahan petugas dan memanfaatkan jalur alternatif yang telah disiapkan.

“Kami memohon dukungan dan doa dari masyarakat. Mohon ikuti rambu-rambu lalu lintas, patuhi arahan petugas, dan manfaatkan jalur alternatif yang telah disiapkan. Kami juga telah berkoordinasi dengan pihak kelurahan dan kecamatan untuk bersama-sama mengimbau warga di sekitar lokasi. Mudah-mudahan kondisi ini dapat segera teratasi sehingga aktivitas masyarakat kembali normal,” pungkas Fitri Hernadi.

Tinggalkan Balasan

Pemprov Kalsel Bidik Kebangkitan Industri Intan Martapura Melalui Pemanfaatan Aset Bank Indonesia

Diskominfo Kalsel Berbagi Praktik Terbaik Komunikasi Publik untuk Perkuat Kehumasan Poltekkes Kemenkes