Dari Kawasan Terisolasi Menuju Titik Pertumbuhan Baru, Jalan Purnawirawan–Guntung Manggis Terus Dikebut
in , , ,

Dari Kawasan Terisolasi Menuju Titik Pertumbuhan Baru, Jalan Purnawirawan–Guntung Manggis Terus Dikebut

Dari Kawasan Terisolasi Menuju Titik Pertumbuhan Baru, Jalan Purnawirawan–Guntung Manggis Terus Dikebut

Banua Tv,Banjarbaru – Pembangunan Jalan Purnawirawan yang menembus kawasan Guntung Manggis terus dikebut. Kehadiran jalan baru sepanjang 2,175 kilometer tersebut diharapkan tidak hanya memperpendek akses antarkawasan, tetapi juga membuka wilayah yang sebelumnya memiliki keterbatasan konektivitas serta memunculkan titik-titik pertumbuhan ekonomi baru di Kota Banjarbaru.

~ Advertisements ~
~ Advertisements ~

Proyek pembangunan jalan tersebut merupakan bagian dari program Instruksi Presiden Jalan Daerah (IJD) dan menjadi salah satu dari 14 trase jalan lingkar Kota Banjarbaru yang diinisiasi Wali Kota Banjarbaru, Hj. Erna Lisa Halaby.

Dengan nilai kontrak mencapai Rp35,4 miliar, pembangunan jalan dilaksanakan oleh Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Kalimantan Selatan. Pelaksana pekerjaan dipercayakan kepada PT Multi Prasarana Utama, sementara konsultan pengawas adalah PT Prima Cipta Karsa Sabbapathamam (KSO)–PT Petra Penida Energi Indonesia.

Jalan yang ditangani memiliki panjang 2,175 kilometer dengan lebar aspal 5,5 meter dan lebar badan jalan mencapai 8,5 meter. Infrastruktur tersebut dirancang sebagai bagian dari penguatan jaringan jalan alternatif di tengah pertumbuhan aktivitas dan mobilitas masyarakat Kota Banjarbaru.

Wali Kota Banjarbaru Hj. Erna Lisa Halaby bersama Kepala Dinas PUPR Kota Banjarbaru, Eka Yuliesda Akbari, turun langsung meninjau proses pengaspalan Jalan Purnawirawan–Guntung Manggis, Kamis (20/8/2026).

Peninjauan dilakukan untuk memastikan pembangunan jalan tembus tersebut berjalan sesuai target dan standar yang telah ditetapkan.

Pembangunan trase ini menjadi bagian dari upaya memperkuat sistem transportasi perkotaan melalui pembukaan jalur alternatif. Jaringan jalan lingkar yang tengah dikembangkan diharapkan mampu mengurangi tekanan lalu lintas sekaligus mengantisipasi potensi kemacetan seiring meningkatnya mobilitas masyarakat.

Namun, pembangunan jalan tersebut tidak hanya berbicara tentang kelancaran arus kendaraan. Akses baru juga diharapkan menjadi pintu pembuka bagi kawasan yang selama ini belum berkembang optimal akibat keterbatasan infrastruktur.

“Tentunya Jalan baru ini membuka daerah terisolir yang selama ini tidak memiliki akses dan diharapkan mampu menumbuhkan titik-titik pertumbuhan baru di Kota Banjarbaru,” ujarnya Kamis (20/08/2026).

Terbukanya jalur Purnawirawan menuju Guntung Manggis diharapkan memperkuat hubungan antarkawasan. Masyarakat memiliki pilihan akses baru, sementara distribusi barang dan jasa dapat berlangsung lebih lancar.

Di sisi lain, konektivitas yang semakin terbuka juga berpotensi mendorong munculnya aktivitas ekonomi di kawasan sekitar jalan. Wilayah yang sebelumnya sulit dijangkau berpeluang berkembang seiring meningkatnya mobilitas masyarakat dan terbukanya akses.

Pembangunan jalan lingkar tersebut sekaligus menjadi bagian dari strategi pembangunan Kota Banjarbaru dalam menghadapi pertumbuhan wilayah. Infrastruktur tidak hanya dibangun sebagai fasilitas fisik, tetapi juga sebagai sarana membuka akses, memperluas konektivitas, dan menciptakan pusat-pusat pertumbuhan baru.

Ke depan, pengembangan 14 trase jalan lingkar yang diinisiasi Pemerintah Kota Banjarbaru diharapkan membentuk jaringan transportasi yang semakin terintegrasi.

Dengan semakin banyaknya jalur alternatif, sistem konektivitas Kota Banjarbaru diharapkan lebih siap menghadapi pertumbuhan penduduk, perkembangan kawasan, serta peningkatan aktivitas ekonomi dan mobilitas masyarakat.

Tinggalkan Balasan

104 Sertifikat Diserahkan, Pemkot Banjarbaru Perkuat Kepastian Hukum Tanah Wakaf

Kabut Asap Ganggu Sekolah hingga Kesehatan, Pemkot Banjarbaru Siapkan Langkah Antisipasi