in

Dampak Pergeseran Jam saat Musim Panas pada Ibadah Keagamaan

Setiap Maret dan November, warga AS memaju-mundurkan waktu 1 jam untuk memaksimalkan aktivitas siang hari pada musim-musim dengan temperatur lebih hangat.

“Daylight Saving Time” ini diusulkan untuk dijadikan permanen, namun bisa mempengaruhi kegiatan umat yang ibadahnya bergantung pada posisi matahari, seperti umat Islam.

Sumber            : www.voaindonesia.com

Lembah Lithium di California Siap Memproduksi Energi Bersih

Sisa 1,1 Km Jalan Bypass Sungai Ulin-Mataraman Selesai