Cuaca Ekstrem Rusak Infrastruktur Jaringan, Begini Respons Diskominfo Banjarbaru
in , , , ,

Cuaca Ekstrem Rusak Infrastruktur Jaringan, Begini Respons Diskominfo Banjarbaru

Cuaca Ekstrem Rusak Infrastruktur Jaringan, Begini Respons Diskominfo Banjarbaru

Banua Tv, Banjarbaru – Ancaman pohon tumbang tidak selalu berakhir setelah batang dan ranting berhasil disingkirkan dari badan jalan. Di Jalan Bhayangkara, dekat Kantor BKN, Kelurahan Sungai Ulin, Kota Banjarbaru, kabel telekomunikasi yang terdampak justru menjadi perhatian karena berpotensi membahayakan pengguna jalan.

Peristiwa tersebut terjadi setelah hujan deras disertai angin kencang menyebabkan pohon trembesi berukuran besar tumbang pada Jumat (6/11/2026). Selain menghambat arus lalu lintas, kejadian itu turut berdampak pada jaringan telekomunikasi di sekitar lokasi.

Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Banjarbaru kemudian berkoordinasi dengan para pemilik infrastruktur jaringan untuk melakukan penanganan. Petugas gabungan memotong dan menyingkirkan bagian pohon yang menimpa jaringan, menegakkan kembali tiang yang miring, serta merapikan dan mengamankan kabel yang menjuntai.

Penanganan melibatkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Banjarbaru, Dinas Lingkungan Hidup (DLH), aparat setempat, dan pemilik infrastruktur telekomunikasi. Langkah tersebut dilakukan untuk mengurangi risiko kabel membahayakan pengendara maupun pejalan kaki.

Kepala Diskominfo Kota Banjarbaru, Muhammad Agus Adrian, mengatakan keselamatan masyarakat menjadi prioritas dalam penanganan jaringan yang terdampak. Menurutnya, kabel yang menjuntai hingga ke badan jalan dapat menimbulkan risiko bagi siapa pun yang melintas.

“ Kabel yang menjuntai ke jalan sangat berisiko bagi pengendara maupun pejalan kaki. Karena itu, kami bersama pemilik infrastruktur langsung bergerak melakukan perapian agar kondisi segera aman dan layanan telekomunikasi tidak terganggu,” ujarnya.

Agus juga mengingatkan masyarakat agar berhati-hati ketika melintas di sekitar pepohonan besar dan jaringan kabel, terutama saat hujan deras disertai angin kencang. Warga yang menemukan kabel menjuntai, tiang jaringan miring, atau infrastruktur lain yang berpotensi membahayakan diminta segera melaporkannya.

“Jika menemukan kabel atau tiang jaringan yang membahayakan, segera laporkan melalui layanan darurat 112 agar dapat segera ditindaklanjuti,” pungkasnya.

Penanganan lintas instansi ini menjadi bagian dari upaya menjaga keselamatan masyarakat sekaligus mengamankan infrastruktur telekomunikasi setelah cuaca ekstrem. Namun, kondisi jaringan dan kelancaran layanan di sekitar lokasi tetap perlu dipastikan setelah proses penanganan selesai.

Tinggalkan Balasan

Rp1,27 Miliar Digelontorkan, Bagaimana Dinkes Banjarbaru Lindungi Warga dari Dampak Karhutla?