Bukan Sekadar Kejar Investor, Banjar Fokus Garap Tiga Sektor Unggulan
in , , ,

Bukan Sekadar Kejar Investor, Banjar Fokus Garap Tiga Sektor Unggulan

Bukan Sekadar Kejar Investor, Banjar Fokus Garap Tiga Sektor Unggulan

Banua Tv,Banjar – Kabupaten Banjar tidak hanya mengejar pertumbuhan angka investasi, tetapi mulai memperkuat arah investasi agar bertumpu pada potensi ekonomi lokal.

~ Advertisements ~

Pertanian, perikanan dan pariwisata menjadi tiga sektor unggulan yang diprioritaskan Pemerintah Kabupaten Banjar untuk menarik investasi sekaligus memperkuat perekonomian daerah.

Strategi tersebut didorong oleh capaian realisasi investasi Kabupaten Banjar yang menunjukkan tren positif. Bahkan, realisasi investasi berhasil melampaui target yang ditetapkan dengan surplus mencapai Rp1,6 triliun.

Sekda Banjar H Yudi Andrea mengatakan capaian tersebut menjadi modal penting bagi pemerintah daerah untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi sekaligus memperkuat sektor-sektor yang memiliki potensi besar di daerah.

Hal tersebut disampaikannya usai membuka Forum Investasi Daerah Percepatan Peningkatan Realisasi Investasi di Kabupaten Banjar, di Hotel Tree Park, Kertak Hanyar, Senin (10/8/2026) siang.

Menurut Yudi, posisi geografis Kabupaten Banjar menjadi salah satu faktor yang mendukung perkembangan investasi. Kabupaten Banjar berbatasan langsung dengan Kota Banjarbaru yang menjadi salah satu pusat aktivitas pemerintahan dan ekonomi di Kalimantan Selatan.

Kondisi tersebut dinilai memberikan efek positif terhadap pergerakan ekonomi dan membuka peluang investasi yang lebih luas.

“Guna menjaga keinginan pertumbuhan ekonomi tersebut, Pemkab Banjar memfokuskan pengembangan pada tiga sektor unggulan daerah yang masuk dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), meliputi sektor pertanian, perikanan dan pariwisata,” ujarnya.

Ketiga sektor tersebut dinilai memiliki keterkaitan kuat dengan sumber daya lokal dan berpotensi menciptakan efek ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat.

Pertanian dan perikanan menjadi sektor yang dapat mengoptimalkan potensi sumber daya daerah, sementara pariwisata memiliki peluang untuk mendorong tumbuhnya berbagai usaha pendukung, mulai dari ekonomi kreatif hingga sektor jasa.

Untuk memperkuat arah investasi tersebut, pemerintah daerah juga berupaya membangun komunikasi yang lebih terbuka dengan dunia usaha.

Melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Pemkab Banjar menginisiasi pembentukan forum komunikasi interaktif yang mempertemukan pemerintah daerah dengan pelaku usaha dan berbagai asosiasi bisnis.

Forum tersebut diharapkan tidak hanya menjadi tempat penyampaian kebijakan, tetapi juga ruang untuk membahas berbagai persoalan yang dihadapi dunia usaha.

“Melalui forum ini, pemerintah daerah dapat membahas berbagai persoalan, menyerap aspirasi, serta mensosialisasikan instrumen kebijakan terbaru secara efektif. Kolaborasi ini diharapkan dapat menciptakan iklim usaha yang kondusif, transparan dan berkesinambungan di Kabupaten Banjar,” harapnya.

Plt Kepala DPMPTSP Banjar Santi Nurlaela mengatakan sinergi antara pemerintah dan pelaku usaha menjadi bagian penting untuk menjaga tren pertumbuhan investasi.

Setelah berhasil melampaui target pada 2025, pemerintah daerah kini memasang target lebih tinggi untuk 2026, yakni Rp2,14 triliun.

“Hingga Triwulan I 2026, capaian realisasi investasi di Kabupaten Banjar mencatatkan angka yang positif menyentuh 27 persen dari total target tahunan,” tambahnya.

Capaian tersebut menjadi salah satu indikator bahwa minat investasi di Kabupaten Banjar masih memiliki ruang untuk terus dikembangkan.

Karena itu, pemerintah daerah tidak hanya mengandalkan promosi investasi, tetapi juga berupaya memperluas jaringan dengan organisasi dan asosiasi dunia usaha.

Forum investasi tersebut dihadiri sejumlah pelaku usaha serta organisasi bisnis, termasuk Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) dan Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN) Kabupaten Banjar.

Keterlibatan asosiasi bisnis diharapkan dapat membantu pemerintah daerah mengidentifikasi peluang investasi sekaligus memperluas promosi berbagai produk dan potensi unggulan Kabupaten Banjar.

Dengan strategi tersebut, investasi diharapkan tidak berhenti pada masuknya modal ke daerah, tetapi mampu menciptakan aktivitas ekonomi baru, membuka peluang usaha dan memperkuat sektor-sektor yang menjadi kekuatan Kabupaten Banjar.

Pemerintah Kabupaten Banjar pun menargetkan momentum pertumbuhan investasi yang telah terbentuk dapat terus dijaga sehingga potensi pertanian, perikanan dan pariwisata semakin dikenal investor lokal maupun nasional.

Tinggalkan Balasan

Banjar Berselawat Dipadati Ribuan Jemaah, Anisa Raih Kejutan Hadiah Umrah

Di Balik Khusyuknya Banjar Berselawat, 71 Personel Satpol PP Siaga di Martapura