BMKG Perkuat Kesiapan Penerbangan Hadapi Risiko Cuaca Ekstrem di Kalsel
Banua Tv, Banjarbaru – Pemahaman terhadap kondisi cuaca menjadi bagian penting dalam menjaga keselamatan dan kelancaran operasional penerbangan. Hal itu menjadi fokus Stasiun Meteorologi Kelas I Syamsudin Noor BMKG melalui Sekolah Lapang Meteorologi Penerbangan (SLMP) Kalimantan Selatan 2026 di Banjarbaru, Jumat (18/09/2026).


Kegiatan yang digelar di salah satu hotel di Banjarbaru tersebut mengusung tema “Kenali Cuaca, Tepat Mengambil Keputusan, Selamat dalam Penerbangan”.
SLMP 2026 diarahkan untuk memperkuat pemahaman teknis para pemangku kepentingan transportasi udara dalam membaca informasi meteorologi sekaligus merespons potensi cuaca ekstrem yang dapat memengaruhi operasional penerbangan.
Sekretaris Daerah Kota Banjarbaru, Sirajoni, yang membuka kegiatan tersebut menekankan pentingnya menjadikan informasi cuaca sebagai bagian dari budaya keselamatan (safety culture) dalam dunia penerbangan.

“Dalam dunia penerbangan, informasi cuaca bukan pelengkap, melainkan dasar utama pengambilan keputusan. Sinergi antara BMKG dan operator aviasi harus memastikan setiap keputusan operasional di lapangan berpatokan pada data presisi,” ujar Sirajoni.
Perubahan kondisi cuaca dapat menjadi salah satu faktor yang perlu diperhitungkan dalam pelaksanaan operasional penerbangan. Karena itu, kemampuan memahami informasi meteorologi menjadi penting bagi pemangku kepentingan aviasi.
Melalui SLMP, peserta diperkuat dengan pemahaman mengenai mitigasi cuaca sehingga informasi yang tersedia dapat menjadi bahan pertimbangan dalam mengambil keputusan operasional secara tepat.
Pendekatan tersebut juga mendorong perubahan pola pikir, dari sekadar mengetahui atau membaca data cuaca menjadi penerapan informasi tersebut dalam sistem keselamatan penerbangan.

Pemerintah Kota Banjarbaru berharap pelatihan tersebut turut memperkuat koordinasi teknis antara BMKG Stasiun Meteorologi Syamsudin Noor, pengelola bandara, dan maskapai penerbangan.
Sinergi antarpemangku kepentingan diperlukan agar informasi meteorologi dapat dipahami dan dimanfaatkan secara tepat dalam mendukung operasional penerbangan di Kalimantan Selatan.
Dengan pemahaman teknis yang semakin baik serta koordinasi yang solid, informasi mengenai kondisi cuaca diharapkan dapat mendukung pengambilan keputusan yang berorientasi pada keselamatan sekaligus membantu menjaga ketepatan waktu penerbangan.


