Bappeda Kalsel Matangkan Strategi KEK Mekar Putih untuk Dongkrak Ekonomi Daerah
in , ,

Bappeda Kalsel Matangkan Strategi KEK Mekar Putih untuk Dongkrak Ekonomi Daerah

Bappeda Kalsel Matangkan Strategi KEK Mekar Putih untuk Dongkrak Ekonomi Daerah

Banua Tv, Banjarmasin – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan mulai mematangkan strategi besar untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mekar Putih. Lewat Focus Group Discussion (FGD) yang digelar Bappeda Kalsel, penguatan rantai nilai komoditas unggulan hingga peluang investasi menjadi fokus utama pembahasan.

~ Advertisements ~

Kegiatan Ekspose Antara dan FGD Kajian KEK Mekar Putih berlangsung di Ruang Rapat Syahrir Bappeda Kalsel, Senin (11/5/2026), sebagai bagian dari penyusunan dokumen Analisis Pengembangan dan Proyeksi Rantai Nilai terhadap komoditas unggulan Kalimantan Selatan.

Kepala Bappeda Kalsel, Suprapti Tri Astuti, mengatakan kajian tersebut penting untuk memetakan keterkaitan sektor hulu hingga hilir serta memperkuat daya saing daerah di masa mendatang.

“Melalui kajian ini, pemerintah daerah berupaya mendorong terciptanya ekosistem industri dan investasi yang lebih terarah, terintegrasi, dan berkelanjutan. KEK Mekar Putih diharapkan tidak hanya menjadi kawasan pertumbuhan ekonomi baru, tetapi juga mampu memberikan multiplier effect terhadap sektor-sektor unggulan daerah,” ujarnya.

Menurut Astuti, keberadaan KEK Mekar Putih nantinya diproyeksikan mampu membuka lapangan pekerjaan baru, meningkatkan investasi, sekaligus memperkuat posisi Kalimantan Selatan dalam rantai pasok regional maupun nasional.

Dalam forum tersebut, Bappeda juga menyoroti tantangan pertumbuhan ekonomi akibat dinamika geopolitik global. Meski demikian, Pemprov Kalsel tetap menargetkan pertumbuhan ekonomi mencapai 8,1 persen pada tahun 2029 sebagaimana tertuang dalam RPJMD.

“Di dalam RPJMD kita, target pertumbuhan ekonomi Kalimantan Selatan pada tahun 2029 berada di angka 8,1 persen. Saat ini pertumbuhan ekonomi kita berada di angka 5,67 persen dan kondisi geopolitik dunia tentu menjadi tantangan tersendiri,” katanya.

Astuti mengungkapkan, hasil pembahasan bersama Bappenas dalam Musrenbangnas memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Kalsel pada 2027 berada di kisaran 6,7 hingga 7,2 persen.

“Target ini sangat tinggi dibandingkan beberapa provinsi lain. Karena itu, kami berharap ketika Peraturan Presiden terkait KEK terbit dan KEK Mekar Putih mulai beroperasi, target pertumbuhan ekonomi 8,1 persen pada 2029 dapat tercapai,” lanjutnya.

Melalui forum tersebut, Bappeda berharap seluruh pihak, mulai dari pemerintah, akademisi hingga pelaku usaha dapat terlibat aktif memberikan masukan agar dokumen kajian yang disusun benar-benar aplikatif dan mampu mendukung pengembangan ekonomi daerah secara berkelanjutan.

Tinggalkan Balasan

54 Duta Al-Qur’an Banjarbaru Dapat Motivasi Spesial Jelang MTQ Kalsel

Pemprov Kalsel Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Pembiayaan Syariah