Bank BSN dan JARDY Travel Eksplorasi Ekosistem Digital untuk Perjalanan Umrah
Banua Tv, Jakarta – Pengembangan layanan perjalanan ibadah Umrah mulai diarahkan pada integrasi antara kebutuhan jamaah, teknologi digital, dan layanan keuangan syariah. Hal tersebut menjadi fokus penjajakan kerja sama antara PT Bank Syariah Nasional (Bank BSN) dan JARDY Travel Indonesia.


Penjajakan tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya memperluas ekosistem ekonomi syariah, dengan membahas kemungkinan integrasi layanan perbankan syariah ke dalam berbagai tahapan perjalanan jamaah.
Ruang kerja sama yang dieksplorasi tidak hanya berkaitan dengan transaksi pembayaran, tetapi juga digitalisasi customer journey, perencanaan keuangan ibadah, layanan berbasis komunitas, hingga peningkatan customer experience jamaah.
SEVP Wealth & Customer Experience Bank BSN, Sri Soekminiarni, mengatakan perkembangan kebutuhan masyarakat mendorong penyedia layanan untuk membangun kolaborasi lintas ekosistem.
“Kami menyambut baik ruang diskusi seperti ini karena kebutuhan masyarakat terus berkembang. Kolaborasi antar ekosistem dapat membuka peluang untuk menghadirkan pengalaman layanan yang semakin mudah, relevan dan memberikan nilai tambah bagi nasabah maupun jamaah, tentunya dengan tetap memperhatikan prinsip kehati-hatian, tata kelola dan ketentuan yang berlaku,” kata Rini di Jakarta, Rabu (16/9).
Dalam penjajakan tersebut, Bank BSN mengeksplorasi sejumlah kemungkinan layanan yang dapat mendukung perjalanan jamaah secara lebih terintegrasi.
Potensi kerja sama antara lain mencakup solusi pembayaran terpadu, perencanaan finansial sebelum keberangkatan, layanan berbasis komunitas, serta program literasi keuangan syariah.
Pendekatan tersebut menempatkan kebutuhan jamaah sebagai bagian dari rangkaian layanan yang berlangsung sejak persiapan perjalanan hingga pelaksanaan ibadah.
Bank BSN juga melihat infrastruktur perbankan syariah dapat berperan dalam menghubungkan berbagai mata rantai ekonomi Umrah. Rantai tersebut mencakup maskapai penerbangan, hotel, transportasi, hingga pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Visi pengembangan ekosistem tersebut mendapat sambutan dari JARDY Travel Indonesia. Manajemen JARDY yang dipimpin para founder Dicky Taufik Gustiawan, Anriani, dan Jeffry, bersama Direktur Utama H. Kuldip Singh serta jajaran komisaris, menilai konektivitas dengan sektor perbankan dapat menjadi bagian dari pengembangan industri perjalanan.
“Ketika kekuatan industri travel dapat terhubung dengan infrastruktur keuangan syariah, teknologi, dan customer experience perbankan, ada peluang untuk menciptakan pengalaman perjalanan ibadah yang semakin mudah, aman dan terintegrasi. Di situlah filosofi JARDY, ‘Satu Perjalanan, Tumbuh Bersama’, ingin kami implementasikan secara nyata,” ungkap Dicky Taufik Gustiawan, Founder & Visionary JARDY.
Menurut Dicky, kebutuhan jamaah dalam perjalanan Umrah mencakup rangkaian proses yang lebih panjang dibanding sekadar keberangkatan dan kepulangan.
Mulai dari munculnya niat, perencanaan dana, persiapan keberangkatan, pelaksanaan ibadah, hingga setelah kembali ke Tanah Air menjadi bagian dari perjalanan yang perlu diperhatikan.
Ke depan, Bank BSN dan JARDY Travel akan melanjutkan komunikasi untuk mematangkan kajian dan rencana implementasi kerja sama.
Penjajakan tersebut diarahkan untuk melihat bentuk layanan yang dapat menghubungkan perjalanan Umrah dengan layanan keuangan syariah dan teknologi secara lebih terintegrasi.
Bagi kedua pihak, pengembangan ekosistem tersebut diharapkan dapat membuka ruang bagi layanan yang lebih terhubung bagi jamaah sekaligus mendukung penguatan ekosistem ekonomi dan keuangan syariah di Indonesia.


