AVIMSA 2026 Hadirkan 30 Tim dari Empat Provinsi, Rektor ULM Tekankan Integritas
Banua Tv,Banjarmasin — Sebanyak 30 tim terbaik berhasil melaju ke kompetisi AVIMSA (Avicenna Medical Science Award) 2026 setelah menyisihkan peserta dalam babak penyisihan yang diikuti 106 tim. Kompetisi sains dan kedokteran ini menjadi wadah bagi siswa untuk menguji kemampuan akademik sekaligus mengenal lingkungan pendidikan kedokteran di Universitas Lambung Mangkurat (ULM).


Mengusung tema “Arteria: Aim to Reach the True Excellence, Rise in Action”, kegiatan tersebut berlangsung di Ruang Teater Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) ULM, Banjarmasin, Jumat (9/10/2026).
Diselenggarakan secara rutin oleh HIMA PSKPS FKIK ULM, AVIMSA diikuti peserta dari Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, dan Sulawesi Selatan. Ajang ini terutama menjadi kesempatan bagi siswa kelas XII di Kalimantan Selatan untuk memperluas wawasan dan mengembangkan kompetensi dalam bidang yang berkaitan dengan ilmu kedokteran.
Dekan FKIK ULM Prof. Dr. dr. Syamsul Arifin, M.Pd., FISPH., FISCM, dalam sambutannya berharap AVIMSA terus berkembang dan semakin semarak sebagai ruang bagi siswa untuk menunjukkan kemampuan serta karya terbaik mereka.
Menurutnya, kompetisi ini tidak hanya menjadi sarana pengembangan potensi akademik, tetapi juga kesempatan bagi siswa untuk mengenal FKIK ULM sebagai salah satu pilihan melanjutkan pendidikan di bidang kedokteran.
Melalui kegiatan tersebut, para peserta diharapkan memperoleh gambaran tentang lingkungan akademik, pengembangan ilmu pengetahuan, dan peluang pendidikan di FKIK ULM. Karya serta potensi siswa juga diharapkan semakin dikenal melalui kompetisi ini.
Sementara itu, Rektor ULM mengapresiasi penyelenggaraan AVIMSA yang dinilainya terus berkembang dan memiliki daya saing di kalangan siswa sekolah menengah atas.
“AVIMSA semakin eksis dan semakin kuat. Ini merupakan kompetisi bergengsi di tingkat sekolah menengah atas,” ungkap Rektor ULM.
Rektor juga memberikan apresiasi kepada seluruh peserta yang berani mengikuti kompetisi dan menguji kemampuan mereka. Menurutnya, pengalaman berkompetisi dapat membantu siswa membangun kepercayaan diri, mengembangkan potensi, serta mempersiapkan diri menghadapi tantangan akademik pada jenjang pendidikan berikutnya.
Selain mendorong semangat berkompetisi, Rektor ULM mengingatkan pentingnya menjaga objektivitas dan akuntabilitas dalam proses penilaian. Ia berharap hasil kompetisi benar-benar mencerminkan kemampuan peserta melalui penilaian yang menjunjung tinggi integritas, sehingga seluruh peserta memperoleh kesempatan berkompetisi secara adil.
AVIMSA 2026 secara resmi dibuka melalui prosesi penabuhan gong oleh Rektor ULM bersama Dekan FKIK ULM dan ketua pelaksana kegiatan. Acara dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng sebagai penanda dimulainya rangkaian kompetisi.
Melalui AVIMSA 2026, FKIK ULM diharapkan dapat terus menyediakan ruang bagi siswa untuk mengaktualisasikan kemampuan akademik sekaligus memperkenalkan pendidikan kedokteran kepada generasi muda dari berbagai daerah.


