Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) sedang berbelaja di Pasar Paringin melalui Program Belanja Cil.
in , , , ,

Pasar Paringin Mulai Bergairah, Belanja Cil Jadi Harapan Baru Pedagang Kecil Balangan

Pasar Paringin Mulai Bergairah, Belanja Cil Jadi Harapan Baru Pedagang Kecil Balangan

Banua Tv,Balangan – Di tengah persaingan dengan toko daring yang semakin mudah diakses masyarakat, pedagang pasar tradisional membutuhkan dukungan agar aktivitas perdagangan tetap berjalan. Program Belanja Cil (Bela Pedagang Kecil) yang digagas Pemerintah Kabupaten Balangan kini mulai membuka peluang transaksi baru bagi para pelaku usaha kecil.

Program yang melibatkan Aparatur Sipil Negara (ASN) dan tenaga non-ASN untuk berbelanja langsung di pasar tradisional tersebut mulai dirasakan manfaatnya oleh pedagang. Kehadiran pegawai pemerintah dinilai mampu menambah kunjungan pembeli sekaligus membantu menjaga perputaran uang di daerah.

Salah satu pedagang yang merasakan dampaknya adalah Wahyudin, penjual material elektronik sekaligus penyedia jasa servis di Pasar Paringin. Ia mengaku aktivitas di lapaknya mulai menunjukkan peningkatan sejak program Belanja Cil berjalan.

Menurutnya, pegawai yang datang berbelanja memberikan tambahan peluang transaksi, mulai dari pembelian kabel, lampu, hingga permintaan jasa servis ringan.

“Alhamdulillah omzet lumayan meningkat. Biasanya pasar sangat sepi, tapi dengan adanya pegawai yang diarahkan belanja ke pasar, ada saja yang mampir mencari material kabel, lampu, atau sekadar servis ringan,” ungkapnya.

Wahyudin menyebutkan, transaksi yang diperolehnya dari pembeli berkisar Rp50 ribu hingga Rp150 ribu dalam satu kali pembelian. Meski nilainya bervariasi, tambahan pembeli tersebut cukup membantu usahanya, terutama ketika aktivitas pasar sedang sepi.

Ia berharap program tersebut tidak berhenti sebagai kegiatan sesaat. Menurutnya, pelaksanaan secara rutin setiap bulan dapat memberikan kesempatan lebih besar bagi pedagang kecil untuk mempertahankan usahanya di tengah persaingan perdagangan digital.

“Kami sangat terbantu di tengah persaingan dengan toko online. Harapannya kegiatan ini terus berlanjut setiap bulan agar pasar tradisional tetap hidup,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Balangan, Herlina, menjelaskan bahwa Belanja Cil merupakan bentuk keberpihakan pemerintah daerah terhadap keberlangsungan usaha masyarakat, khususnya pedagang di pasar tradisional.

“Belanja Cil ini adalah program dari pemerintah daerah untuk memajukan dan menambah semangat kawan-kawan pelaku usaha di pasar-pasar Kabupaten Balangan. Harapannya roda ekonomi bisa berputar dengan kehadiran para pegawai,” ujar Herlina, Selasa (3/11/2026).

Ia menjelaskan, kegiatan tersebut diharapkan dapat dilaksanakan secara rutin setiap bulan dengan mekanisme pelaporan secara berjenjang. Pemerintah daerah juga tidak menetapkan batas minimal pembelian karena nominal belanja disesuaikan dengan kemampuan masing-masing pegawai.

Lebih jauh, program ini diarahkan untuk menjaga agar penghasilan pegawai yang bekerja di Balangan turut memberikan manfaat bagi perekonomian masyarakat setempat, termasuk mereka yang berasal dari luar daerah.

“Harapan Bapak Bupati, walaupun ada pegawai yang berasal dari luar Balangan, uangnya tetap dibelanjakan di pasar kita, sehingga perputaran uangnya tetap berada di wilayah Balangan,” tambahnya.

Melalui Belanja Cil, Pemkab Balangan berupaya menjadikan pasar tradisional sebagai salah satu penggerak ekonomi lokal. Konsistensi pelaksanaan program menjadi hal penting agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan oleh pedagang kecil.

Bagi pedagang seperti Wahyudin, bertambahnya pembeli bukan sekadar soal transaksi, tetapi juga menjadi harapan agar pasar tradisional tetap bertahan dan menjadi sumber penghidupan masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Bukan Sekadar Bersih-Bersih, Pemko Banjarbaru Siapkan Lapangan Murjani Hadapi Penilaian Adipura

131 Lubang Drainase di Jalan Panglima Batur Tertutup, PUPR Banjarbaru Bergerak Cegah Genangan