15 Penerima Anugerah Sasangga Haharum Banua 2026, Pemprov Kalsel Perkuat Pelestarian Budaya
in , , , ,

15 Penerima Anugerah Sasangga Haharum Banua 2026, Pemprov Kalsel Perkuat Pelestarian Budaya

15 Penerima Anugerah Sasangga Haharum Banua 2026, Pemprov Kalsel Perkuat Pelestarian Budaya

Banua Tv,Banjarbaru – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Pemprov Kalsel) memperkuat upaya pemajuan kebudayaan daerah melalui Anugerah Kebudayaan Kalimantan Selatan Sasangga Haharum Banua 2026. Sebanyak 15 penerima dari berbagai unsur mendapatkan penghargaan sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi mereka dalam menjaga dan mengembangkan kebudayaan Banua.

Penghargaan yang diselenggarakan melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kalsel tersebut diberikan kepada perwakilan lembaga, media, komunitas budaya, pemerintah daerah, pegiat budaya, hingga maestro budaya. Kegiatan berlangsung di salah satu hotel di Banjarbaru, Minggu (25/10/2026).

Kepala Disdikbud Kalsel, Abdul Rahim, mengatakan kebudayaan memiliki peran penting dalam membentuk identitas dan karakter masyarakat. Karena itu, kebudayaan tidak cukup dipandang sebagai warisan masa lalu, tetapi juga harus terus dikembangkan agar tetap relevan dalam kehidupan masyarakat.

Kalimantan Selatan sendiri memiliki kekayaan budaya yang mencakup seni pertunjukan, sastra, tari, musik, teater, tradisi lisan, permainan rakyat, kuliner, kerajinan, serta berbagai pengetahuan dan praktik tradisional yang masih berkembang di tengah masyarakat.

“Kekayaan ilmu dan tradisi tersebut merupakan warisan berharga yang wajib dilindungi, dikembangkan, dan diwariskan kepada generasi penerus. Namun, keberlanjutan kebudayaan tidak dapat berjalan dengan sendirinya. Diperlukan dedikasi dari para seniman, budayawan, maestro, komunitas, lembaga, serta masyarakat yang terus berkarya dan menjaga tradisi agar tetap hidup di tengah perubahan zaman,” ujar Abdul Rahim saat memberikan sambutan pada pembukaan kegiatan tersebut.

Menurut Abdul Rahim, Anugerah Sasangga Haharum Banua menjadi bentuk apresiasi resmi pemerintah provinsi kepada individu, lembaga, dan komunitas yang telah memberikan kontribusi nyata dalam pemajuan kebudayaan daerah.

Melalui penghargaan ini, pemerintah berharap para penerima dapat terus berkarya dan memperluas dampak positif bagi masyarakat. Ajang tersebut juga diharapkan mendorong generasi muda untuk semakin mengenal, menghargai, dan mencintai kebudayaan daerah.

“Pemerintah berharap penghargaan ini dapat menjadi motivasi bagi para penerima untuk terus berkarya, memperluas manfaat, serta menginspirasi generasi muda agar semakin mencintai budaya Banua,” tuturnya.

Selain memberikan apresiasi, kegiatan ini diarahkan untuk memperkuat pembinaan pelaku seni dan budaya melalui pengembangan manajemen talenta kebudayaan daerah. Upaya tersebut menjadi bagian dari strategi agar potensi kebudayaan di berbagai kabupaten dan kota memperoleh ruang pengembangan yang lebih luas.

Kepala Bidang Kebudayaan Disdikbud Kalsel, Eddy Suwarto, menjelaskan Anugerah Kebudayaan Sasangga Haharum Banua tidak hanya berfungsi sebagai ajang penghargaan, tetapi juga menjadi instrumen pembinaan yang diselaraskan dengan kebijakan pemajuan kebudayaan di tingkat nasional.

Menurutnya, pengembangan manajemen talenta diperlukan untuk mendorong para pelaku seni dan budaya agar terus meningkatkan kapasitas serta memperkuat kontribusi mereka terhadap pelestarian dan pengembangan kebudayaan daerah.

“Ajang ini juga berfungsi sebagai instrumen strategis untuk memfasilitasi ruang gerak para pelaku seni dan budaya di berbagai kabupaten dan kota. Melalui inovasi manajemen talenta kebudayaan daerah, pemerintah tidak hanya sekadar memberikan piagam atau apresiasi, melainkan turut menilai kontribusi nyata para seniman terhadap program pemajuan kebudayaan,” kata Eddy.

Ia berharap pembinaan lembaga kebudayaan dan pengembangan manajemen talenta dapat menjangkau pelaku seni dari tingkat akar rumput secara inklusif dan berkelanjutan. Dengan demikian, kesempatan untuk mengembangkan potensi budaya tidak hanya terpusat pada kelompok tertentu, tetapi terbuka bagi lebih banyak komunitas dan seniman di daerah.

Upaya tersebut juga diharapkan memperkuat keberlanjutan budaya Banjar dan Dayak di Kalimantan Selatan melalui keterlibatan generasi muda dan masyarakat luas. Regenerasi menjadi bagian penting agar tradisi tetap terpelihara sekaligus dapat berkembang mengikuti perubahan zaman.

Melalui Anugerah Sasangga Haharum Banua 2026, Pemprov Kalsel berupaya mempertemukan apresiasi, pembinaan, dan pengembangan talenta dalam satu langkah pemajuan kebudayaan. Dukungan berkelanjutan terhadap para pelaku seni dan komunitas diharapkan dapat menjaga kekayaan budaya Banua tetap hidup dan diwariskan kepada generasi berikutnya.

Tinggalkan Balasan

Raih Lima Medali di Kejurnas 2026, Gateball Kalsel Bidik Tiket PON 2028

Keluhan Warga Ditindaklanjuti, 30 Motor Terjaring Operasi Balap Liar di Banjarbaru