Atlet Tuli Kalsel Unjuk Kemampuan, Target Berikutnya Kejuaraan Nasional 2027
Banua Tv,Banjarmasin – Sebanyak 64 atlet tuli dari sembilan kabupaten/kota mengikuti Kejuaraan Atletik Penyandang Disabilitas Tuli Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan 2026 di Stadion 17 Mei Banjarmasin, Jumat (23/10/2026). Ajang yang digelar Perkumpulan Atlet Tunarungu Indonesia (Patrin) Kalimantan Selatan ini menjadi wadah mengukur kemampuan atlet sekaligus menjaring potensi untuk menghadapi kejuaraan nasional pada 2027.
Para peserta berkompetisi dalam sejumlah nomor atletik untuk meraih hasil terbaik. Kejuaraan ini juga menjadi bagian dari upaya memperkuat pembinaan olahraga bagi penyandang disabilitas tuli di Kalimantan Selatan.
Ketua Patrin Kalsel, Rizal Hawari, mengatakan penyelenggaraan kejuaraan tersebut bertujuan mendorong atlet tuli agar semakin aktif dalam kegiatan olahraga dan memiliki kesempatan lebih luas untuk mengembangkan prestasi.
Ia juga berharap kegiatan ini dapat memacu daerah yang belum aktif dalam kepengurusan Patrin agar turut berpartisipasi dalam pembinaan atlet.
“Dari 13 kabupaten/kota di Kalimantan Selatan, saat ini ada sembilan daerah yang aktif di Patrin. Kami berharap daerah yang belum aktif juga bisa berkembang dan ikut berpartisipasi dalam kegiatan selanjutnya,” ujarnya.
Menurut Rizal, keterlibatan atlet dari berbagai daerah menjadi modal penting untuk memperluas pembinaan olahraga tuli. Kompetisi juga memberi kesempatan bagi para atlet untuk mengetahui kemampuan mereka dan memperoleh pengalaman bertanding.
“Melalui kompetisi ini, para atlet dapat mengukur kemampuan, menambah pengalaman bertanding, dan mempersiapkan diri menghadapi kejuaraan yang lebih tinggi,” ungkapnya.

Kejuaraan Patrin Kalsel 2026 dijadwalkan berlangsung hingga Minggu dengan menggunakan dua lokasi pertandingan, yakni Stadion 17 Mei Banjarmasin dan SKB Mulawarman.
Ada empat nomor atletik yang diperlombakan, yaitu lari 100 meter, lari 800 meter, lompat jauh, dan tolak peluru. Seluruh nomor tersebut dipertandingkan dalam kategori putra dan putri.
Selain menjadi ajang kompetisi tingkat provinsi, kejuaraan ini diarahkan untuk menjaring atlet-atlet potensial yang berpeluang mewakili Kalimantan Selatan dalam kejuaraan nasional Patrin yang direncanakan berlangsung pada 2027.
Dukungan terhadap penyelenggaraan kejuaraan juga disampaikan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kalsel.
Kepala Dispora Kalsel, Pebriadin Hapiz, melalui Kepala Bidang Pembudayaan Olahraga, M. Anugrah, menyatakan pemerintah daerah berkomitmen mendorong kemajuan olahraga bagi seluruh kalangan, termasuk penyandang disabilitas.
“Ini merupakan komitmen kami, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Dispora, untuk memajukan olahraga tanpa membeda-bedakan,” katanya.
Ia berharap kejuaraan yang digelar Patrin Kalsel dapat melahirkan atlet berprestasi sekaligus memperkuat persiapan menuju kompetisi nasional 2027.
“Melalui kejuaraan ini, Patrin Kalsel diharapkan semakin memperkuat perannya dalam pembinaan atlet tuli, memperluas partisipasi kabupaten/kota, serta membuka jalan bagi atlet-atlet daerah untuk berprestasi di tingkat nasional,” tutupnya.


