Anggota DPRD Balangan, Syahbuddin.
in , , , ,

Beasiswa Anak Yatim Dimulai, DPRD Balangan Dorong Program Berkelanjutan

Beasiswa Anak Yatim Dimulai, DPRD Balangan Dorong Program Berkelanjutan

Banua Tv, Balangan – Program beasiswa khusus bagi anak yatim yang mulai diberlakukan Pemerintah Kabupaten Balangan sejak 1 Juli 2026 mendapat dukungan dari DPRD Kabupaten Balangan. Program tersebut dinilai penting untuk menjaga keberlanjutan pendidikan anak yang kehilangan orang tua sekaligus membantu meringankan beban ekonomi keluarga.

~ Advertisements ~
~ Advertisements ~

Anggota DPRD Kabupaten Balangan Syahbuddin mengatakan, kehilangan orang tua tidak seharusnya menghilangkan kesempatan anak untuk memperoleh pendidikan. Menurutnya, beasiswa tersebut dapat memberikan kepastian bagi anak yatim untuk melanjutkan pendidikan sesuai jenjangnya.

“Program ini sangat positif karena memberikan kepastian bagi anak-anak yatim untuk tetap melanjutkan pendidikan hingga jenjang perguruan tinggi,” ujar Syahbuddin, Rabu (30/9/2026).

Syahbuddin menilai kebijakan pemberian beasiswa maksimal kepada dua anak dari setiap kepala keluarga yang meninggal dunia merupakan bentuk dukungan terhadap keberlanjutan pendidikan masyarakat.

Menurutnya, perhatian terhadap pendidikan anak yatim juga berkaitan dengan pembangunan sumber daya manusia di Kabupaten Balangan. Dengan kesempatan pendidikan yang tetap terjaga, anak-anak diharapkan dapat terus mengembangkan potensi tanpa terhambat kondisi ekonomi keluarga.

“Pendidikan ini merupakan investasi jangka panjang yang akan menentukan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Balangan,” katanya.

Program tersebut dinilai tidak hanya memberikan manfaat dalam jangka pendek berupa bantuan biaya pendidikan, tetapi juga berpotensi mendukung keberlanjutan pendidikan anak hingga jenjang yang lebih tinggi.

Meski mendukung program tersebut, Syahbuddin mengingatkan agar pelaksanaannya tidak berhenti pada penyaluran bantuan. Akurasi data penerima menjadi salah satu hal yang menurutnya perlu mendapat perhatian agar beasiswa benar-benar diterima keluarga yang memenuhi kriteria.

Ia juga mendorong agar mekanisme pengajuan dibuat sederhana dan mudah dipahami masyarakat. Hal tersebut dinilai penting karena sebagian calon penerima merupakan keluarga yang sedang menghadapi kondisi kehilangan anggota keluarga.

“Pendataan calon penerima harus dilakukan secara akurat, proses pengajuannya mudah, serta pengawasannya diperkuat agar bantuan ini benar-benar sampai kepada yang berhak,” tegasnya.

Syahbuddin berharap program beasiswa anak yatim dapat dilaksanakan secara konsisten dan berkelanjutan. Menurutnya, kesinambungan program menjadi penting agar perlindungan terhadap akses pendidikan anak yatim tidak hanya berlangsung dalam satu periode bantuan.

Dengan pelaksanaan yang tepat sasaran, mekanisme pengajuan yang mudah, serta pengawasan yang diperkuat, program tersebut diharapkan dapat menjadi salah satu bentuk dukungan pemerintah daerah dalam menjaga keberlanjutan pendidikan anak yatim di Kabupaten Balangan.

Tinggalkan Balasan

Polres Kapuas Ungkap 9 Kasus Narkoba dan Amankan 2 Pelaku Pembakaran Lahan

Dispar dan Gekraf Kalsel Salurkan Donasi Kalsel Peduli Bencana melalui BAZNAS