PTAM Intan Banjar turunkan sekitar 30 personel setiap hari yang bertugas secara bergantian untuk mengamankan sarana dan prasarana perusahaan dari ancaman kebakaran.
in , ,

Karhutla Ancam Jalur Pipa, PTAM Intan Banjar Siagakan 30 Personel Setiap Hari

Karhutla Ancam Jalur Pipa, PTAM Intan Banjar Siagakan 30 Personel Setiap Hari

BANUA TV, BANJARBARU – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang masih terjadi di sejumlah wilayah menjadi perhatian serius PT Air Minum (PTAM) Intan Banjar. Selain berdampak pada lingkungan dan kualitas udara, kebakaran di kawasan gambut juga berpotensi mengancam jaringan pipa distribusi air bersih yang menjadi penopang layanan kepada pelanggan.

~ Advertisements ~
~ Advertisements ~

Salah satu kawasan yang menjadi fokus pengawasan berada di sepanjang Jalan Gubernur Syarkawi. Di wilayah tersebut, terdapat jaringan pipa distribusi PTAM Intan Banjar yang melintasi area lahan gambut yang rawan terbakar saat musim kemarau.

Kepala Subbagian (Kasubbag) Hukum dan Humas PT Air Minum (PTAM) Intan Banjar, Mahyuni mengatakan pihaknya terus melakukan pemantauan terhadap titik-titik api yang berada di sekitar jalur pipa maupun yang berpotensi mendekati fasilitas perusahaan.

“Petugas kami tugaskan untuk memantau titik-titik api yang mendekati jalur pipa milik PTAM Intan Banjar,” ujar Mahyuni.

Pengawasan dilakukan sebagai langkah antisipasi untuk mencegah kerusakan jaringan distribusi yang dapat berdampak pada layanan air bersih kepada masyarakat.

Menurutnya, karakteristik kebakaran lahan gambut membuat risiko terhadap jaringan pipa menjadi lebih tinggi. Api tidak hanya membakar permukaan lahan, tetapi juga dapat merambat di bawah tanah hingga mendekati infrastruktur yang berada di sekitarnya.

Mengacu pada pengalaman penanganan karhutla sebelumnya, PTAM Intan Banjar juga menjalin koordinasi dengan petugas pemadam kebakaran untuk melakukan pembasahan maupun pemadaman di area yang berdekatan dengan jalur pipa distribusi.

Kesiapsiagaan tersebut kini semakin diperkuat dengan menurunkan sekitar 30 personel setiap hari yang bertugas secara bergantian untuk mengamankan sarana dan prasarana perusahaan dari ancaman kebakaran.

Tidak hanya petugas teknis, sistem siaga juga melibatkan karyawan dari berbagai bidang hingga pejabat struktural yang mendapat jadwal bergilir untuk berjaga di posko karhutla.

Salah satunya Kepala Bagian Sekretariat, Teknologi Informasi dan Pengolahan Data PTAM Intan Banjar, M. Aulia Rahman, S.Kom., yang turut menjalankan tugas siaga bersama pegawai lainnya.

“Kebetulan Kamis malam ini, malam Jumat ya. Kami ikut siaga di posko Karhutla. Kemudian Sabtu malam lagi jadwal kami,” ungkap Rahman.

Ia menilai keterlibatan seluruh unsur perusahaan merupakan bentuk tanggung jawab bersama dalam menjaga aset dan pelayanan publik agar tetap berjalan normal selama musim kemarau.

Di lapangan, PTAM Intan Banjar juga terus berkoordinasi dengan petugas penanganan karhutla. Jika ditemukan titik api yang berpotensi mengancam fasilitas perusahaan, upaya pemadaman akan diprioritaskan pada area sekitar jaringan distribusi untuk mencegah kerusakan lebih lanjut.

Jaringan perpipaan milik PTAM Intan Banjar yang terbakar.

Sebelumnya, Direktur Utama PTAM Intan Banjar Syaiful Anwar menyatakan sekitar 30 personel disiagakan setiap hari guna mengantisipasi dampak karhutla terhadap sarana dan prasarana perusahaan.

Hingga saat ini, seluruh utilitas PTAM Intan Banjar masih dalam kondisi aman. Namun pengawasan tetap diperketat mengingat ancaman kebakaran dapat sewaktu-waktu mendekati jaringan distribusi yang melayani pelanggan.

Bagi PTAM Intan Banjar, menjaga jaringan pipa dari ancaman karhutla bukan hanya melindungi aset perusahaan, tetapi juga memastikan pasokan air bersih tetap mengalir dan pelayanan kepada masyarakat tidak terganggu.

Tinggalkan Balasan

Disdukcapil Kalsel Dekatkan Layanan KTP-el ke Sekolah, Pemilih Pemula Tak Perlu ke Kantor

Kemarau Jadi Tantangan, PTAM Intan Banjar Siapkan Sejumlah Langkah untuk Jaga Pelayanan Air Bersih