Wapres Gibran Soroti Empat Siswa SRT 9 Banjarbaru Terdampak ISPA Akibat Kabut Asap
in , , , ,

Wapres Gibran Soroti Empat Siswa SRT 9 Banjarbaru Terdampak ISPA Akibat Kabut Asap

Wapres Gibran Soroti Empat Siswa SRT 9 Banjarbaru Terdampak ISPA Akibat Kabut Asap

Banua Tv, Banjarbaru – Dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terhadap kesehatan siswa menjadi perhatian Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming Raka saat mengunjungi Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) 9 Banjarbaru, Kamis (10/9/2026).

~ Advertisements ~
~ Advertisements ~

Kepala SRT 9 Banjarbaru, Rifki Hakim, mengatakan kunjungan Wapres Gibran salah satunya untuk melihat kondisi siswa dan aktivitas pembelajaran di tengah kondisi kabut asap akibat karhutla.

Dalam kesempatan tersebut, pihak sekolah menyampaikan terdapat empat siswa yang mengalami infeksi saluran pernapasan akut (ISPA). Keempat siswa tersebut masih menjalani perawatan secara rawat jalan.

“Memang ada beberapa siswa kami yang terdampak. Ada empat anak yang memang kena ISPA, tapi dalam perawatannya hanya rawat jalan. Jadi tadi itu menjadi konsen beliau,” ujar Rifki.

Dari empat siswa tersebut, satu merupakan siswa SMP dan tiga lainnya merupakan siswa SMA. Salah seorang di antaranya memiliki riwayat asma sehingga membutuhkan perhatian lebih ketika kondisi udara terdampak asap karhutla.

“Kalau memang yang empat orang, satu orang itu memang sudah punya riwayat asma. Jadi dengan pemicu sedikit saja akan langsung efeknya terasa. Kami bersama tim memang memberikan perhatian yang lebih terhadap yang bersangkutan,” jelasnya.

Meski berada di tengah kondisi karhutla dan kabut asap, proses pembelajaran di SRT 9 Banjarbaru tetap berjalan. Pihak sekolah menerapkan sejumlah strategi agar kegiatan pendidikan dapat berlangsung dengan tetap mempertimbangkan kondisi kesehatan siswa.

Upaya tersebut mendapat apresiasi dari Wapres Gibran. Menurut Rifki, Wapres meminta langkah yang telah dilakukan sekolah untuk mempertahankan keberlangsungan pembelajaran terus ditingkatkan.

“Beliau sangat mengapresiasi dan memang harus ditingkatkan. Yang seperti ini harapan beliau untuk dipertahankan,” katanya.

Selain kesehatan dan pembelajaran, Wapres Gibran turut memperhatikan kegiatan ekstrakurikuler yang diikuti para siswa. Kegiatan tersebut diharapkan dapat diarahkan tidak hanya sebagai aktivitas tambahan, tetapi juga menjadi ruang untuk mengembangkan kemampuan dan prestasi siswa.

Rifki mengatakan pesan utama Wapres adalah agar pihak sekolah memberikan perhatian terhadap kesehatan siswa sekaligus terus mengarahkan mereka untuk mengembangkan prestasi.

“Beliau hanya menitipkan anak-anak, tolong dijaga kesehatannya, terus diarahkan untuk prestasi-prestasi yang memang sudah ada untuk diteruskan,” ungkap Rifki.

Dalam kunjungan tersebut, Wapres Gibran juga mendapat informasi mengenai seorang siswa yang rumahnya terdampak kebakaran. Wapres kemudian meminta pihak sekolah menyiapkan data siswa tersebut agar dapat ditindaklanjuti oleh timnya.

“Beliau tadi minta data untuk segera ditelusuri. Kemudian sarana-prasarana di sini juga mendapatkan perhatian dari beliau untuk nanti insyaallah akan diberikan,” tutur Rifki.

Arahan tersebut selanjutnya akan ditindaklanjuti pihak sekolah melalui penyampaian data kepada tim Wapres. Sekolah berharap perhatian tersebut dapat membantu memenuhi kebutuhan siswa, khususnya mereka yang terdampak bencana.

Kunjungan Wapres Gibran menjadi dorongan bagi SRT 9 Banjarbaru untuk terus menjaga keberlangsungan pendidikan di tengah kondisi karhutla. Perlindungan kesehatan siswa menjadi perhatian utama, bersamaan dengan upaya mempertahankan proses pembelajaran dan pembinaan prestasi.

Di tengah kondisi udara yang terdampak asap, sekolah berkomitmen memastikan kegiatan pendidikan tetap berjalan dengan memperhatikan kesehatan dan keselamatan siswa.

Tinggalkan Balasan

Tutup PKKMB UNISKA 2026, Gubernur Kalsel Dorong Mahasiswa Kompeten dan Adaptif

Himperra Kalsel Perkuat Sinergi Pengembang untuk Percepat Penyediaan Hunian Layak