KKN-Magang Faperta ULM Berakhir, Inovasi Mahasiswa Jadi Warisan untuk HSU
Banua Tv, HSU – Sebanyak 347 mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Lambung Mangkurat (Faperta ULM) menuntaskan pengabdian selama kurang lebih 40 hari melalui Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) sekaligus Magang Rekognisi MBKM Tahun 2026 di Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU).


Program yang dimulai setelah pelepasan pada 27 Juli 2026 tersebut resmi berakhir melalui acara penutupan di Aula KH. DR. Idham Chalid, Amuntai, Jumat (4/9/2026).
Selama berada di sejumlah kecamatan dan desa di HSU, para mahasiswa tidak hanya menjalankan kewajiban akademik, tetapi juga berhadapan langsung dengan berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat, mulai dari sektor pertanian, usaha, hingga pengelolaan sumber daya di tingkat desa.
Wakil Bupati HSU Hero Setiawan mengatakan, kegiatan tersebut menjadi ruang belajar bagi mahasiswa sekaligus kesempatan bagi masyarakat untuk memperoleh manfaat dari gagasan yang dibawa para peserta.

“KKN dan magang yang dilaksanakan mahasiswa Fakultas Pertanian ULM di sejumlah desa di HSU menjadi ruang bagi mereka untuk belajar langsung dari petani, pelaku usaha, hingga pemerintah desa. Di sisi lain, kami juga berharap masyarakat memperoleh manfaat dari gagasan dan inovasi yang mereka bawa,” ujar Hero Setiawan.
Menurutnya, kehadiran mahasiswa di tengah masyarakat diharapkan tidak berhenti pada pelaksanaan program selama KKN. Berbagai inovasi yang telah diperkenalkan dapat menjadi bagian dari upaya meningkatkan produktivitas dan nilai tambah sektor pertanian.
“Kami berharap inovasi-inovasi yang dihasilkan mahasiswa dapat membantu meningkatkan produktivitas, mengembangkan usaha, mengelola sumber daya secara berkelanjutan, serta meningkatkan nilai tambah hasil pertanian masyarakat kita,” tambahnya.
Hero juga memberikan apresiasi terhadap dedikasi mahasiswa selama menjalankan pengabdian di berbagai wilayah HSU.
“Karya dan jasamu akan tetap abadi dikenang,” tuturnya.
Sementara itu, Bupati HSU H. Sahrujani yang berhalangan hadir karena agenda kerja di luar daerah tetap menyampaikan apresiasi kepada mahasiswa melalui sambutan tertulis yang dibacakan dalam acara penutupan.
“Kepada seluruh mahasiswa yang telah mengabdi, saya sampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya. Semoga ilmu dan pengalaman yang kalian dapatkan di HSU bisa menjadi bekal berharga ke depannya,” ujar Sahrujani dalam sambutan tertulis yang dibacakan pada acara penutupan.

Bagi Faperta ULM, pelaksanaan KKN-Magang tahun ini juga menjadi catatan tersendiri. Dekan Fakultas Pertanian ULM Prof Ahmad Rizaly Saidi menilai pelaksanaan tahun ini menjadi yang terbaik dibandingkan lima penyelenggaraan sebelumnya dalam lima tahun terakhir.
“Ini adalah pelaksanaan KKN-Magang terbaik selama lima kali penyelenggaraan dalam lima tahun terakhir program KKN Tematik Fakultas Pertanian ULM,” ujar Prof Rizaly.
Penutupan KKN-Magang turut dirangkai dengan pengumuman pemenang Lomba Teknologi Tepat Guna tingkat Kabupaten HSU dan stand ekspose terbaik peserta. Agenda tersebut menjadi ruang untuk menampilkan sekaligus memberikan apresiasi terhadap berbagai gagasan dan inovasi yang dihasilkan mahasiswa selama berada di lapangan.
Selain menjadi akhir dari masa pengabdian, rangkaian kegiatan tersebut memperlihatkan bagaimana KKN-Magang dapat menjadi ruang pertemuan antara ilmu akademik dan kebutuhan masyarakat.
Sebanyak 347 mahasiswa yang selama sekitar 40 hari berinteraksi dengan petani, pelaku usaha dan pemerintah desa kini kembali ke kampus dengan membawa pengalaman lapangan yang diharapkan dapat menjadi bekal dalam mengembangkan kompetensi mereka.
Bagi masyarakat HSU, kehadiran mahasiswa diharapkan tidak hanya meninggalkan kenangan, tetapi juga gagasan, inovasi dan pengetahuan yang dapat terus dikembangkan setelah program KKN-Magang berakhir.


