347 Mahasiswa Faperta ULM Sulap Potensi Lokal HSU Jadi Produk Bernilai Tambah
in , , ,

347 Mahasiswa Faperta ULM Sulap Potensi Lokal HSU Jadi Produk Bernilai Tambah

347 Mahasiswa Faperta ULM Sulap Potensi Lokal HSU Jadi Produk Bernilai Tambah

Banua Tv, HSU – Potensi lokal Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) mulai diolah menjadi berbagai produk bernilai tambah melalui kreativitas mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Lambung Mangkurat (Faperta ULM).

~ Advertisements ~
~ Advertisements ~

Berbagai inovasi tersebut dipamerkan dalam kegiatan Expose KKN-Magang bertajuk “Sinergi Pertanian Berkelanjutan untuk Ketahanan Pangan dan Kesejahteraan Masyarakat Hulu Sungai Utara” yang digelar di Amuntai, Kamis (3/9/2026).

Sebanyak 347 mahasiswa Faperta ULM sebelumnya telah menjalani KKN sekaligus Magang Rekognisi MBKM selama kurang lebih 40 hari di berbagai desa se-Kabupaten HSU sejak dilepas pada 27 Juli 2026.

Selama berada di lapangan, mahasiswa tidak hanya menjalankan program pengabdian, tetapi juga mengidentifikasi berbagai potensi yang dapat dikembangkan untuk mendukung pertanian berkelanjutan dan meningkatkan nilai ekonomi sumber daya lokal.

Salah satu inovasi yang ditampilkan adalah pemanfaatan gulma yang selama ini kerap dianggap sebagai tanaman pengganggu. Melalui pengolahan dan pendampingan mahasiswa, gulma dapat dimanfaatkan sebagai pakan ternak, bahan pupuk kompos hingga pestisida.

Potensi hewani yang ada di lingkungan masyarakat juga dikembangkan menjadi berbagai produk olahan makanan. Sementara tanaman purun yang menjadi salah satu potensi lokal HSU diolah menjadi beragam produk kerajinan.

Berbagai hasil inovasi tersebut kemudian difasilitasi Faperta ULM untuk diperkenalkan kepada masyarakat melalui kegiatan bazar. Pameran tersebut menjadi ruang bagi mahasiswa untuk menunjukkan hasil pembelajaran sekaligus memperkenalkan potensi sumber daya lokal yang dapat dikembangkan menjadi produk dengan nilai tambah.

Wakil Bupati HSU Hero Setiawan memberikan apresiasi terhadap kontribusi mahasiswa ULM selama menjalankan program di tengah masyarakat.

Kehadiran mahasiswa dinilai memberikan dorongan positif bagi petani lokal, terutama melalui penerapan teknologi tepat guna, pemanfaatan lahan rawa secara optimal serta pendampingan terhadap kelembagaan tani.

Menurutnya, keterlibatan perguruan tinggi menjadi bagian penting dalam mendorong perkembangan sektor pertanian daerah. Kolaborasi antara pemerintah daerah dan kampus diharapkan mampu menghadirkan solusi terhadap berbagai tantangan pertanian sekaligus mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Program tersebut juga memberikan pengalaman praktis kepada mahasiswa untuk memahami secara langsung kondisi dan kebutuhan masyarakat di lapangan.

Dari sisi akademik, kegiatan Expose KKN-Magang menjadi bagian dari komitmen ULM menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Wakil Rektor IV ULM Dr. Ir. Yusuf Azis, M.Sc., menegaskan pentingnya hilirisasi hasil riset dan pengetahuan kampus agar memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Fokus terhadap pertanian berkelanjutan diharapkan tidak hanya menghasilkan inovasi selama program berlangsung, tetapi dapat menjadi bagian dari pengembangan potensi daerah secara berkelanjutan.

Kegiatan yang dihadiri jajaran Pemerintah Kabupaten HSU dan civitas akademika ULM tersebut kemudian ditutup dengan penyerahan secara simbolis laporan hasil kegiatan dari Dekan Faperta ULM Prof Ahmad Rizaly Saidi kepada Pemerintah Kabupaten HSU.

Berakhirnya program KKN-Magang bukan berarti sinergi antara mahasiswa, perguruan tinggi dan masyarakat ikut berakhir. Berbagai inovasi yang telah dihasilkan diharapkan dapat terus dikembangkan sehingga potensi lokal HSU mampu memberikan nilai ekonomi sekaligus mendukung kemandirian dan ketahanan pangan daerah.

Tinggalkan Balasan

KKN-Magang Faperta ULM Berakhir, Inovasi Mahasiswa Jadi Warisan untuk HSU