Anak-anak PAUD Citra Indonesia Tampil dalam Balutan Baju Adat, Belajar Mencintai Budaya Indonesia
Banua Tv,Banjarbaru – Mengenalkan keberagaman Indonesia tidak selalu harus dilakukan melalui pembelajaran di dalam kelas. Keluarga besar PAUD Citra Indonesia memilih cara yang lebih menyenangkan dengan mengajak peserta didik tampil mengenakan beragam pakaian adat dalam Karnaval Baju Adat untuk memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Kegiatan yang digelar di Banjarbaru, Sabtu (15/8/2026), tersebut menghadirkan suasana penuh warna. Anak-anak tampil menggunakan pakaian adat dari berbagai daerah di Indonesia, sekaligus belajar mengenal identitas budaya yang menjadi bagian dari kekayaan bangsa.

Owner PAUD Citra Indonesia, Widi Sulistiyowati, mengatakan karnaval tersebut tidak hanya ditujukan untuk memeriahkan momentum kemerdekaan, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran bagi anak-anak agar mengenal keberagaman budaya sejak usia dini.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin anak-anak tidak hanya ikut memeriahkan HUT RI, tetapi juga mengenal berbagai macam pakaian adat yang ada di Indonesia. Ini menjadi bagian dari pembelajaran yang menyenangkan bagi anak-anak,” ujar Widi di Banjarbaru, Sabtu (15/8/2026).

Menurut Widi, antusiasme peserta didik terlihat saat mereka mengenakan pakaian adat dan mengikuti rangkaian karnaval. Bagi anak-anak, kegiatan tersebut menjadi pengalaman belajar yang dikemas dalam suasana bermain dan bergembira.
Di balik kemeriahan tersebut, terdapat pesan penting mengenai keberagaman. Anak-anak diperkenalkan bahwa Indonesia memiliki banyak suku, tradisi dan budaya dengan ciri khas masing-masing. Pengenalan sejak dini dinilai dapat membantu membangun sikap saling menghargai sekaligus menumbuhkan rasa bangga terhadap identitas bangsa.
Kegiatan tersebut juga memberikan ruang bagi anak-anak untuk membangun kepercayaan diri. Dengan tampil mengenakan pakaian adat di hadapan teman, guru dan orang tua, mereka belajar berani menunjukkan diri sekaligus menghargai penampilan dan keberagaman teman-temannya.
Widi menegaskan pendidikan anak usia dini tidak hanya berkaitan dengan kemampuan akademik. Pembentukan karakter, kreativitas, kepercayaan diri hingga kecintaan terhadap bangsa juga menjadi bagian penting dalam proses tumbuh kembang anak.

“Kami ingin anak-anak tumbuh menjadi generasi yang mengenal identitas bangsanya. Dari hal sederhana seperti mengenakan baju adat, mereka belajar bahwa Indonesia memiliki banyak suku, budaya dan tradisi yang harus dihargai dan dilestarikan,” jelasnya.
Menurutnya, pengalaman seperti mengikuti karnaval dapat menjadi pembelajaran yang lebih mudah diterima anak karena mereka terlibat langsung dalam kegiatan. Anak tidak hanya mendengar penjelasan mengenai budaya, tetapi juga melihat, mengenakan dan merasakan suasana keberagaman tersebut.
Selain memberikan pengalaman bagi peserta didik, kegiatan ini turut mempererat hubungan antara anak-anak, guru dan orang tua. Keterlibatan orang tua dalam menyiapkan pakaian adat juga menjadi bagian dari proses pembelajaran bersama di lingkungan keluarga.

Widi berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan sehingga momentum peringatan kemerdekaan tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga memberikan nilai pendidikan bagi anak.
“Harapannya kegiatan seperti ini bisa terus kami laksanakan. Anak-anak bisa belajar sambil bermain, bergembira dan menumbuhkan rasa cinta kepada Indonesia sejak dini,” pungkas Widi.
Karnaval Baju Adat PAUD Citra Indonesia akhirnya menjadi gambaran sederhana bagaimana nilai kebhinekaan dapat dikenalkan kepada anak melalui kegiatan yang dekat dengan dunia mereka. Di tengah semarak HUT ke-81 RI, pakaian adat yang dikenakan para peserta menjadi simbol kecil keberagaman Indonesia yang perlu dikenalkan, dihargai dan dilestarikan sejak generasi paling dini.


