Balangan Proyeksikan APBD 2027 Rp2,79 Triliun, Empat Prioritas Pembangunan Jadi Fokus
Banua Tv,Balangan – Pemerintah Kabupaten Balangan mulai menyusun arah pembangunan tahun 2027 melalui penyampaian Rancangan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) APBD Tahun Anggaran 2027 kepada DPRD Balangan. Dalam rancangan tersebut, pemerintah memproyeksikan kemampuan APBD mencapai Rp2,79 triliun dengan fokus pada empat prioritas pembangunan daerah.

Penyampaian dokumen KUA-PPAS dilakukan Wakil Bupati Balangan, Akhmad Fauzi, pada rapat bersama DPRD Balangan, Selasa (14/7/2026). Tahapan ini menjadi bagian penting dalam penyusunan APBD agar arah pembangunan daerah selaras dengan kebutuhan masyarakat dan kebijakan pembangunan nasional maupun provinsi.
Akhmad Fauzi menjelaskan, dokumen KUA-PPAS disampaikan untuk memperoleh masukan serta persetujuan DPRD sehingga pelaksanaan program pembangunan pada 2027 dapat berjalan lebih efektif dan tepat sasaran.
Menurutnya, penyusunan KUA-PPAS mengacu pada Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Balangan Tahun 2027 dengan memperhatikan arah kebijakan fiskal nasional, Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2027, serta kebijakan pembangunan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan.
Empat prioritas pembangunan yang menjadi fokus pemerintah daerah meliputi penguatan layanan dasar yang berdampak langsung kepada masyarakat, penguatan ekonomi daerah, penguatan lingkungan dan layanan dasar, serta peningkatan tata kelola pemerintahan beserta sistem pendukungnya.
“Empat prioritas tersebut disusun sesuai kebutuhan daerah dan mendukung arah pembangunan pemerintah pusat maupun Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan,” ujarnya.
Selain mengacu pada dokumen perencanaan pembangunan, penyusunan APBD 2027 juga mempertimbangkan berbagai perkembangan yang memengaruhi kondisi keuangan daerah, termasuk aspirasi masyarakat yang dihimpun melalui pokok-pokok pikiran DPRD.
Berdasarkan berbagai asumsi dan perhitungan yang telah dilakukan, kemampuan APBD Kabupaten Balangan pada Tahun Anggaran 2027 diperkirakan mencapai sekitar Rp2,79 triliun, yang akan menjadi dasar pembiayaan berbagai program prioritas pembangunan daerah.


