Muhidin Apresiasi Seminar Hukum UNISKA, Dorong Keseimbangan Penegakan Hukum dan Dunia Usaha
in , , , ,

Muhidin Apresiasi Seminar Hukum UNISKA, Dorong Keseimbangan Penegakan Hukum dan Dunia Usaha

Muhidin Apresiasi Seminar Hukum UNISKA, Dorong Keseimbangan Penegakan Hukum dan Dunia Usaha

Banua Tv,Banjarmasin – Seminar Nasional Hukum 2026 yang digelar Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dan Himpunan Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari (UNISKA MAB) menjadi momentum penting untuk membekali generasi muda menghadapi perubahan besar dalam sistem hukum Indonesia.

~ Advertisements ~

Kegiatan yang berlangsung di Gedung Mahligai Pancasila, Banjarmasin, Kamis (25/6/2026), mengangkat tema tindak pidana dan pertanggungjawaban korporasi dalam KUHP Nasional Tahun 2023. Topik tersebut dinilai sangat relevan karena menghadirkan paradigma baru dalam penegakan hukum di Indonesia.

Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin melalui Asisten Bidang Administrasi Umum, Dinansyah, memberikan apresiasi terhadap inisiatif mahasiswa Fakultas Hukum UNISKA yang menghadirkan ruang diskusi akademis mengenai isu hukum strategis.

Menurutnya, hadirnya KUHP Nasional tidak hanya menjadi tonggak pembaruan hukum pidana Indonesia, tetapi juga menghadirkan tantangan baru bagi dunia usaha, aparat penegak hukum, dan kalangan akademisi.

“Kitab Undang-Undang Hukum Pidana Nasional telah berlaku menggantikan ketentuan warisan kolonial. Salah satu pembaharuannya adalah pengaturan korporasi sebagai subjek hukum pidana yang dapat dimintai pertanggungjawaban,” ujar H. Muhidin melalui Asisten Bidang Administrasi Umum, Dinansyah.

Ia menegaskan bahwa implementasi aturan baru tersebut membutuhkan keseimbangan antara penegakan hukum, kepastian berusaha, dan keberlangsungan investasi daerah.

“Menjaga keseimbangan di antara ketiganya merupakan tugas bersama pemerintah, akademisi, penegak hukum, dan pelaku usaha,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu, Dinansyah juga memberikan perhatian khusus kepada mahasiswa hukum sebagai calon penegak hukum masa depan. Ia menilai integritas, profesionalisme, dan pemahaman hukum yang kuat menjadi modal utama dalam menghadapi dinamika hukum yang terus berkembang.

“Kepada para mahasiswa Fakultas Hukum, saya berpesan agar terus mendalami ilmu dan menjaga integritas sebagai calon penegak hukum dan akademisi,” tuturnya.

Melalui seminar ini, diharapkan lahir berbagai gagasan dan rekomendasi konstruktif yang dapat memperkuat pembangunan hukum nasional sekaligus mendukung terciptanya iklim investasi yang sehat dan berkelanjutan di Kalimantan Selatan.

Tinggalkan Balasan

Polres Balangan Layani Ratusan Warga Lewat Bakti Kesehatan Hari Bhayangkara

BBPOM Banjarbaru Libatkan Publik dalam Evaluasi Layanan untuk Tingkatkan Kepuasan Masyarakat