SSB Mantimin Putera Club (MPC) berhasil meraih gelar juara Turnamen Sepak Bola Usia Dini dalam rangka 7th Anniversary SSB MPC setelah mengalahkan SSB Wasaka Indonesia Banjarmasin dengan skor 1-0 pada partai final kategori U-13 di Lapangan Budi Mulia, Desa Mantimin, Kecamatan Batumandi, Jumat (19/6/2026).-Foto: Mc.Balangan
in ,

MPC Buktikan Pembinaan Usia Dini Berbuah Gelar Juara di Turnamen Anniversary ke-7

MPC Buktikan Pembinaan Usia Dini Berbuah Gelar Juara di Turnamen Anniversary ke-7

Banua Tv,Balangan – Pembinaan sepak bola usia dini yang dilakukan SSB Mantimin Putera Club (MPC) membuahkan hasil manis setelah tim tuan rumah sukses menjuarai Turnamen Sepak Bola Usia Dini dalam rangka 7th Anniversary SSB MPC.

~ Advertisements ~

Gelar juara diraih MPC usai menundukkan SSB Wasaka Indonesia Banjarmasin dengan skor tipis 1-0 pada partai final kategori U-13 yang berlangsung di Lapangan Budi Mulia, Desa Mantimin, Kecamatan Batumandi, Jumat (19/6/2026).

Gol kemenangan MPC dicetak Muhammad Ashraf Alfarisy yang sekaligus memastikan trofi juara tetap berada di kandang sendiri.

Ashraf mengaku bangga atas keberhasilan timnya meraih gelar juara. Menurutnya, pertandingan final berlangsung ketat dan penuh tantangan, namun seluruh pemain mampu menjaga fokus hingga laga berakhir.

“Alhamdulillah kami bisa menjadi juara. Pertandingan final tadi sangat sulit, tapi kami tetap fokus dan saling mendukung di lapangan,” ujarnya.

Ia menambahkan, kemenangan tersebut tidak lepas dari kerja sama tim yang solid serta dukungan pelatih dan para orang tua selama turnamen berlangsung.

Turnamen yang telah memasuki tahun ketiga penyelenggaraannya itu ditutup oleh Wakapolres Balangan, Kompol Bety Nilasari Br Sitanggang. Ia memberikan apresiasi atas pelaksanaan kompetisi yang berlangsung aman, tertib, dan kondusif.

Menurutnya, ajang olahraga menjadi media penting dalam membentuk karakter generasi muda, melatih mental bertanding, sekaligus menanamkan nilai-nilai sportivitas sejak usia dini.

“Namanya pertandingan olahraga, pasti ada yang kalah dan ada yang menang. Bagi yang belum berhasil jangan kecewa dan jangan patah semangat, tetap bangkit dan terus berlatih kembali,” katanya.

Kompol Bety berharap turnamen tersebut dapat terus dilaksanakan setiap tahun sebagai wadah pembinaan atlet sepak bola usia dini sekaligus menumbuhkan semangat dan mental bertanding para pemain muda.

Tinggalkan Balasan

Fauza Kamil Gandeng Axel Lamanongko, “Sinar” Bawa Pesan Bangkit dari Keterpurukan

516 Siswa RA-MI Ma’arif NU Kalsel Diwisuda, Pendidikan Karakter Jadi Sorotan Pemprov