Organisasi Perempuan Didorong Jadi Ujung Tombak Pencegahan Kekerasan di Kalsel
Banua Tv,Banjarmasin – Upaya pencegahan kekerasan terhadap perempuan dan anak di Kalimantan Selatan terus diperkuat melalui kolaborasi lintas sektor. Salah satu langkah yang dilakukan adalah memperkuat peran organisasi perempuan sebagai agen edukasi dan perlindungan di tengah masyarakat.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan Kolaborasi Lintas Sektor dalam Perlindungan Perempuan dan Anak dari Kekerasan Seksual yang digelar Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Provinsi Kalimantan Selatan bersama Badan Kerja Sama Organisasi Wanita (BKOW) Provinsi Kalimantan Selatan di Banjarmasin, Selasa (9/6/2026).
Kepala DP3AKB Provinsi Kalimantan Selatan, Husnul Hatimah, mengatakan kegiatan tersebut melibatkan seluruh organisasi perempuan yang tergabung dalam BKOW serta mendapat dukungan dari bidang hukum dan HAM.

“Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman organisasi perempuan terkait pencegahan dan penanganan kekerasan terhadap perempuan dan anak. Melalui sosialisasi dan materi dari para narasumber, kami berharap seluruh organisasi yang tergabung dalam BKOW dapat menjadi perpanjangan tangan pemerintah untuk mengedukasi masyarakat, lingkungan, dan keluarga masing-masing,” ujar Husnul.
Menurutnya, berbagai kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak, baik fisik, psikis, maupun seksual, masih menjadi tantangan yang membutuhkan keterlibatan banyak pihak. Karena itu, organisasi perempuan dinilai memiliki posisi strategis untuk memperluas edukasi hingga ke tingkat keluarga dan komunitas.
Selain memperkuat pemahaman peserta mengenai perlindungan perempuan dan anak, kegiatan ini juga diharapkan mampu membangun jaringan kerja sama yang lebih kuat dalam penanganan kasus kekerasan dan pendampingan korban.
“Semoga melalui kegiatan ini perempuan dan anak-anak semakin terlindungi dari berbagai bentuk kekerasan. Dengan menghimpun kekuatan seluruh organisasi perempuan, kita dapat bergandeng tangan melakukan upaya perlindungan, sekaligus memastikan kelompok perempuan rentan memperoleh pelayanan dan perlindungan hak secara optimal,” tambahnya.
Melalui sinergi antara pemerintah dan organisasi perempuan, kesadaran masyarakat terhadap pentingnya perlindungan perempuan dan anak diharapkan semakin meningkat, sehingga tercipta lingkungan yang aman, ramah, dan bebas dari berbagai bentuk kekerasan.


