ULM Perkuat Layanan Kesehatan Kalsel Lewat 39 Apoteker Baru Berkualitas
Banua Tv,Banjarbaru — Universitas Lambung Mangkurat (ULM) kembali memperkuat kontribusinya di sektor kesehatan dengan melantik 39 apoteker baru dalam Pengambilan Sumpah Apoteker Ke-18 Program Profesi Apoteker Jurusan Farmasi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) ULM di Banjarbaru, Kalimantan Selatan.

Momentum ini tidak hanya menjadi seremoni kelulusan profesi, tetapi juga penanda hadirnya tenaga farmasi baru yang siap memperkuat layanan kesehatan masyarakat di Kalimantan Selatan hingga berbagai daerah lainnya.
Prestasi membanggakan turut diraih lulusan Program Profesi Apoteker ULM pada periode ini. Koordinator Program Studi Profesi Apoteker ULM, Apt. Anna Khumaira Sari menyampaikan, mahasiswa apoteker ULM berhasil mencatat nilai kelulusan ujian kompetensi nasional tertinggi se-Kalimantan Selatan dengan tingkat kelulusan murni mencapai 100 persen.
“Prestasi itu merupakan kebanggaan besar bagi kami dan seluruh civitas akademika ULM,” ungkapnya.
Capaian tersebut menjadi indikator keberhasilan proses pendidikan profesi apoteker di ULM, mulai dari pembelajaran akademik, kerja sama dengan mitra kesehatan, hingga persiapan mahasiswa menghadapi ujian kompetensi nasional.
Pada prosesi itu, Ahmad Nurhadi dinobatkan sebagai lulusan terbaik dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,94. Prestasi akademik tersebut mencerminkan dedikasi dan kesungguhan mahasiswa dalam menguasai ilmu kefarmasian secara menyeluruh.
Wakil Rektor II ULM, Dr. Ir. Arief RM Akbar menegaskan, keberhasilan tersebut menjadi bukti nyata komitmen ULM dalam mencetak tenaga kesehatan profesional yang unggul dan kompetitif.
“Kami terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikan profesi apoteker agar setiap lulusan yang kami hasilkan mampu memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat dan dunia kesehatan khususnya di Kalimantan Selatan. Pencapaian ini juga merupakan cerminan dari proses panjang yang dijalani dengan penuh komitmen oleh seluruh sivitas akademika,” terangnya.
Di tengah meningkatnya kebutuhan tenaga farmasi profesional, kehadiran 39 apoteker baru itu diharapkan mampu memperkuat layanan kefarmasian di rumah sakit, puskesmas, klinik, hingga industri farmasi di Kalimantan Selatan dan sekitarnya.
Selain itu, para lulusan juga diharapkan berperan aktif dalam edukasi penggunaan obat yang rasional kepada masyarakat, pencegahan penyakit, serta mendukung penguatan sistem kesehatan daerah.
Melalui momentum Pengambilan Sumpah Apoteker Ke-18 ini, ULM kembali menegaskan perannya sebagai institusi pendidikan tinggi yang konsisten mencetak tenaga kesehatan berkualitas dan siap memberikan dampak nyata bagi masyarakat.


