Pemkab Banjar Tingkatkan Pengawasan Day Care untuk Lindungi Anak Usia Dini
Banua Tv,Banjar – Pemerintah Kabupaten Banjar terus memperkuat pengawasan terhadap layanan penitipan anak usia dini guna memastikan keamanan, kenyamanan, dan kualitas pengasuhan anak tetap terjaga. Melalui tim gabungan Dinas Sosial P3AP2KB bersama Penilik dan Pengawas Koordinator Wilayah Kertak Hanyar dari Dinas Pendidikan Kabupaten Banjar, dilakukan monitoring dan evaluasi (monev) ke sejumlah Taman Penitipan Anak (TPA) atau day care di Kecamatan Kertak Hanyar dan Gambut, Selasa (12/5/2026).

Monitoring tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh lembaga penitipan anak memenuhi standar pelayanan, perlindungan anak, serta mendukung tumbuh kembang anak usia dini secara optimal.
Tim monev meninjau berbagai aspek penting, mulai dari kondisi bangunan, kebersihan dan sanitasi, fasilitas bermain, ruang belajar, hingga pola pengasuhan dan sistem perlindungan anak di lingkungan TPA.
Selain itu, evaluasi juga dilakukan terhadap administrasi lembaga, izin operasional, dan kompetensi para pengasuh dalam memberikan layanan kepada anak usia 0 hingga 6 tahun.
Penilik Pendidikan, Murni, menegaskan bahwa keberadaan TPA bukan hanya tempat penitipan anak, tetapi juga bagian dari layanan pendidikan nonformal yang berperan penting dalam perkembangan anak usia dini.
“Kami ingin memastikan bahwa setiap TPA di wilayah Kertak Hanyar dan Gambut tidak hanya memberikan pengasuhan fisik, tetapi juga aspek stimulasi tumbuh kembang yang sesuai usia. Evaluasi ini dilakukan agar izin operasional dan kualitas pembelajaran tetap terjaga sesuai regulasi yang berlaku,” ujar Murni di sela kegiatan.
Menurutnya, kualitas layanan di TPA harus benar-benar diperhatikan agar anak mendapatkan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan mendukung perkembangan motorik, emosional, sosial, serta kemampuan kognitif.
Sementara itu, perhatian utama dalam kegiatan monev juga difokuskan pada perlindungan anak dari kekerasan maupun perlakuan yang dapat mengganggu perkembangan psikologis anak.
Kepala Seksi Perlindungan Hak Perempuan dan Perlindungan Anak (Kasi PHPPA), Dyah Febria Wardhani, menegaskan seluruh TPA harus menjadi zona aman bagi anak-anak.
“Fokus kami adalah memastikan bahwa pengasuh di sini memahami protokol perlindungan anak. TPA harus mampu menjamin keamanan anak secara holistik, mulai dari sanitasi yang bersih hingga pola asuh yang bebas dari kekerasan, guna menciptakan generasi yang tangguh dan sehat,” tegas Dyah.
Kegiatan monitoring tersebut juga disambut positif oleh pengelola TPA, salah satunya TPA Nur Khalifa Gambut. Pengelola mengaku arahan dari tim monev menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan menjaga kepercayaan orang tua.
“Kami sangat mengapresiasi kehadiran tim monev. Masukan dari Penilik dan Kasi PHPPA menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan layanan, terutama dalam menjaga kepercayaan orang tua yang telah menitipkan buah hatinya kepada kami,” ungkap pengelola TPA Nur Khalifa Gambut.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Banjar berharap seluruh TPA dan day care mampu berkembang menjadi lembaga pengasuhan dan pendidikan anak usia dini yang profesional, aman, dan berkualitas demi menciptakan generasi masa depan yang sehat, cerdas, dan berkarakter.


