Bank Sampah SIPALUI Resmi Diluncurkan, Sampah Siswa Langsung Jadi Tabungan
Banua Tv,Banjarbaru – Wali Kota Banjarbaru, Hj. Erna Lisa Halaby resmi meluncurkan Bank Sampah “SIPALUI” dan Program Digitalisasi Sekolah di SDN 3 Kemuning, Jumat (8/5/2026).

Program tersebut menjadi bentuk kolaborasi antara Pemerintah Kota Banjarbaru dan Bank Kalsel dalam menggabungkan edukasi lingkungan dengan penguatan literasi keuangan di lingkungan sekolah.
Keunggulan Bank Sampah “SIPALUI” terletak pada sistemnya yang telah terintegrasi secara digital dengan produk SIMPEL (Simpanan Pelajar) milik Bank Kalsel.
Melalui sistem tersebut, hasil penjualan sampah dari para siswa tidak lagi diberikan dalam bentuk uang tunai, melainkan langsung masuk ke rekening tabungan masing-masing siswa secara otomatis.
Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran siswa untuk aktif memilah sampah sekaligus menumbuhkan budaya menabung sejak usia dini.
Dalam sambutannya, Wali Kota Banjarbaru Hj. Erna Lisa Halaby menegaskan bahwa program tersebut merupakan langkah nyata membangun karakter generasi muda yang peduli lingkungan melalui prinsip 3R atau Reduce, Reuse, dan Recycle.

Dengan mengelola sampah menjadi sesuatu yang bernilai ekonomi, siswa diajarkan pentingnya menjaga lingkungan sekaligus memperoleh manfaat finansial.
“Melalui program ini, para siswa tidak hanya melek teknologi melalui ekosistem digital sekolah, tetapi juga memiliki literasi dan karakter keuangan yang baik melalui tabungan SIMPEL,” ujar Wali Kota Banjarbaru.
Selain menabung dari hasil sampah, siswa juga diarahkan untuk mengolah sampah menjadi berbagai produk hastakarya yang memiliki nilai jual.
Produk tersebut nantinya dapat dipasarkan secara langsung di lingkungan sekolah maupun melalui platform digital.
Dalam kesempatan itu, Wali Kota Banjarbaru juga turut membeli hasil karya siswa yang telah diolah menjadi berbagai hiasan pajangan sebagai bentuk dukungan terhadap kreativitas pelajar.
Peluncuran program SIPALUI diharapkan menjadi langkah awal dalam membangun budaya sekolah yang lebih peduli lingkungan, kreatif, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi digital.

