Dispersip Kalsel Terapkan WFH, Layanan Perpustakaan Tetap Berjalan dengan Penyesuaian
Banua Tv, Banjarmasin– Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Provinsi Kalimantan Selatan mulai menerapkan sistem kerja Work From Home (WFH) bagi pegawai sebagai tindak lanjut arahan Gubernur Kalimantan Selatan dan Pemerintah Pusat dalam upaya efisiensi energi, khususnya penghematan penggunaan BBM dan listrik perkantoran.

Kebijakan ini dijalankan dengan penyesuaian agar pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan. Sebagian pegawai tetap dijadwalkan hadir di kantor untuk menjaga operasional layanan.
Kepala Dispersip Kalimantan Selatan, Sri Mawarni, menyampaikan bahwa sekitar 30 persen pegawai tetap bekerja secara langsung di kantor.
“Sesuai arahan Pak Gubernur, kami menerapkan WFH. Namun, karena kami merupakan instansi yang memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat, maka jumlah kehadiran pegawai kami atur. Pelayanan tetap berjalan meski tidak seperti hari biasa,” ujar Sri Mawarni, Jum’at (17/4/2026).
Untuk menjaga produktivitas selama WFH, Dispersip menerapkan sejumlah mekanisme, di antaranya absensi digital serta kewajiban mengikuti apel pagi secara daring melalui aplikasi Zoom.
“Selain itu, setiap pegawai diwajibkan melaporkan progres pekerjaan harian melalui tautan yang telah disediakan. Sistem piket juga diberlakukan bagi pegawai yang bekerja di kantor secara bergantian setiap pekan,” jelasnya.
Dalam masa penyesuaian ini, layanan perpustakaan juga mengalami perubahan. Seluruh pelayanan sementara dipusatkan di Perpustakaan Kilometer 6 Banjarmasin, termasuk layanan yang sebelumnya berada di kawasan Tendean.
“Untuk hari Jumat, layanan dibuka hingga waktu Dzuhur, sementara pada hari Sabtu perpustakaan tetap melayani pengunjung seperti biasa, dan untuk har Minggu kita libur,” ungkapnya.
Sri Mawarni menegaskan bahwa kebijakan ini tetap mengutamakan kelancaran administrasi secara daring tanpa mengabaikan layanan fisik yang dibutuhkan masyarakat, seperti perpustakaan, keamanan, dan kebersihan.
Melalui penerapan WFH ini, Dispersip Kalsel berharap dapat menjaga keseimbangan antara efisiensi operasional dan optimalisasi pelayanan informasi serta literasi bagi masyarakat.


