Pengembangan metode hidroponik untuk pembenihan cabai rawit dan tomat oleh Balai Benih Tanaman Pangan dan Hortikultura (BBTPH) Provinsi Kalimantan Selatan. Foto: MC Kalsel
in , ,

BBTPH Kalsel Uji Coba Hidroponik untuk Benih Cabai dan Tomat, Dorong Pertanian Modern

BBTPH Kalsel Uji Coba Hidroponik untuk Benih Cabai dan Tomat, Dorong Pertanian Modern

Banua Tv, Banjarbaru – Balai Benih Tanaman Pangan dan Hortikultura (BBTPH) Provinsi Kalimantan Selatan terus mengembangkan inovasi di sektor pertanian melalui penerapan metode hidroponik untuk pembenihan cabai rawit dan tomat.

~ Advertisements ~

Langkah ini menjadi bagian dari upaya peningkatan kualitas dan efisiensi dalam produksi benih hortikultura, sekaligus menjawab tantangan keterbatasan lahan pertanian.

Kepala BBTPH Kalsel, Sigid Sarsanto, menyampaikan bahwa metode ini merupakan inovasi perdana yang diterapkan dalam pembenihan cabai rawit tanpa menggunakan media tanah.

“Ini merupakan inovasi perdana kami dalam pembenihan cabai rawit menggunakan sistem hidroponik. Kami mencoba varietas Vanita Rawita F1 untuk melihat potensi pertumbuhannya tanpa menggunakan media tanah,” ujar Sigid, Rabu (15/4/2026).

Menurutnya, sistem hidroponik memungkinkan pengaturan nutrisi secara lebih terkontrol, sehingga diharapkan tanaman dapat tumbuh lebih optimal dibandingkan metode konvensional.

Perkembangan tanaman cabai yang dibudidayakan dengan metode ini menunjukkan hasil yang cukup baik. Dalam waktu sekitar satu bulan ke depan, tanaman diperkirakan mulai memasuki fase berbunga.

“Kalau sesuai perkiraan, sebulan ke depan tanaman ini sudah mulai berbunga. Nanti akan kami evaluasi kembali untuk pengembangan tahap selanjutnya,” jelasnya.

Selain cabai rawit, BBTPH Kalsel juga mulai mengembangkan pembenihan tomat menggunakan metode yang sama. Saat ini, tanaman tomat masih berada pada tahap persemaian.

“Untuk tomat, saat ini masih dalam tahap persemaian. Pertumbuhannya masih awal, jadi belum bisa dipindahkan. Namun, ini menjadi bagian dari pengembangan ke depan,” jelasnya.

Melalui inovasi ini, BBTPH Kalsel berharap dapat meningkatkan ketersediaan benih unggul hortikultura serta mendorong penerapan teknologi pertanian modern di daerah.

Pemanfaatan hidroponik juga diharapkan menjadi solusi alternatif bagi petani dalam menghadapi keterbatasan lahan dan perubahan kondisi lingkungan.

Tinggalkan Balasan

Pra Musrenbang Stunting 2026, Banjarbaru Perkuat Kolaborasi dan Intervensi Gizi Terpadu

Pemprov Kalsel Genjot Aktivasi IKD di 49 SKPD, Target Tuntas Akhir Mei 2026