600 Pohon Ditanam, 2 Ton Sampah Diangkat dari Tiga Desa di Banjar
in , , , ,

600 Pohon Ditanam, 2 Ton Sampah Diangkat dari Tiga Desa di Banjar

600 Pohon Ditanam, 2 Ton Sampah Diangkat dari Tiga Desa di Banjar

Banua Tv,Banjar – Gerakan menjaga lingkungan di Kabupaten Banjar tidak hanya dilakukan melalui penanaman pohon, tetapi juga dengan mengajak masyarakat mengurangi timbunan sampah. Upaya tersebut terlihat dalam Green Action 2026 yang digelar Banua Pers Community (BPC) bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Kalimantan Selatan, Minggu (9/8/2026).

~ Advertisements ~
~ Advertisements ~

Kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian Hari Jadi ke-76 Provinsi Kalimantan Selatan itu dipusatkan di tiga desa di Kecamatan Martapura Barat, yakni Desa Sungai Rangas Ulu, Sungai Rangas Tengah, dan Sungai Rangas Hambuku.

Green Action 2026 menggabungkan aksi bersih lingkungan, penukaran sampah dengan sembako, serta penanaman 600 bibit pohon. Rangkaian kegiatan tersebut diarahkan untuk mendorong keterlibatan masyarakat dalam menjaga kebersihan sekaligus memperluas ruang hijau.

Bibit yang ditanam terdiri atas sejumlah jenis pohon, seperti tabebuya, tanjung, kamboja, spathodea, serta beberapa jenis pohon buah. Pemilihan tanaman tersebut diharapkan tidak hanya memberikan manfaat ekologis ketika tumbuh besar, tetapi juga memperindah kawasan yang dilalui masyarakat.

Kepala DLH Provinsi Kalimantan Selatan Rahmat Prapto Udoyo mengatakan pemilihan sejumlah jenis pohon berbunga menjadi bagian dari upaya menciptakan lingkungan yang lebih hijau dan memiliki nilai estetika.

“Harapannya, ketika tumbuh besar nanti dapat memberikan keteduhan sekaligus memperindah kawasan yang dilalui masyarakat,” ujarnya.

Selain penghijauan, perhatian juga diarahkan pada persoalan sampah. Masyarakat diberi kesempatan menukarkan sampah yang dikumpulkan dengan sembako. Skema tersebut sekaligus menjadi sarana edukasi bahwa sampah yang dipilah dapat memiliki nilai ekonomi.

Dari kegiatan tersebut, sekitar 2 ton sampah berhasil dikumpulkan. Jumlah tersebut menunjukkan adanya partisipasi masyarakat dalam aksi kebersihan yang digelar di tiga desa.

“Dari hasil laporan teman-teman, terkumpul kurang lebih 2 ton sampah. Ini menunjukkan bahwa masyarakat memiliki kepedulian yang cukup tinggi terhadap kebersihan dan lingkungan,” ujarnya.

Koordinator Green Action 2026, Hasan, mengatakan kegiatan tersebut dirancang agar masyarakat tidak hanya mengikuti aksi lingkungan dalam satu kesempatan, tetapi juga memiliki kesadaran untuk menjaga lingkungan secara berkelanjutan.

“Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat bagi lingkungan, menjaga kelestarian alam, memperbaiki kualitas udara, serta menciptakan lingkungan yang lebih hijau dan nyaman bagi generasi mendatang,” katanya.

Selain kegiatan lapangan, panitia juga menggelar lomba konten kreatif dan infografis bertema penghijauan serta pengelolaan sampah. Kegiatan tersebut diarahkan untuk memperluas keterlibatan masyarakat, terutama generasi muda, dalam menyampaikan pesan mengenai kepedulian terhadap lingkungan.

Hasanudin berharap Green Action 2026 tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial. Menurutnya, keberlanjutan program sangat bergantung pada kebiasaan masyarakat dalam menjaga kebersihan, mengurangi sampah, mengelola sampah, serta merawat pohon yang telah ditanam.

“Lingkungan yang bersih, sehat, dan hijau tidak dapat diwujudkan oleh satu atau dua orang saja. Dibutuhkan partisipasi dan kesadaran kita semua untuk menjaga serta merawatnya,” pungkasnya.

Pelaksanaan Green Action 2026 mendapat dukungan dari sejumlah perusahaan di Kalimantan Selatan, di antaranya PT Anugerah Energi Kalimantan, PT Toudano Mandiri Abadi (TMA), PT Antang Gunung Meratus (AGM), PT Arutmin Indonesia, PT Pertamina Patra Niaga Sales Area Kalimantan Selatan, PT Borneo Indobara (BIB), PT Adaro Indonesia, PT Tunas Inti Abadi (TIA), PT Sinar Bintang Albar (SBA), PT Guthrie International Pulau Laut Refinery, dan PT Borneo Energi Nusantara.

Tinggalkan Balasan

Tabligh Akbar Sabilal Muhtadin, Hasnuryadi Ajak Jamaah Jadikan Hidup sebagai Ibadah

Tak Sekadar Lomba, Gerak Jalan Kalsel Jadi Ajang Semarakkan Kemerdekaan