Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Balangan terus mematangkan inovasi Coaching Clinic Sasaran Kinerja Pegawai (SKP). Foto: Mc.Balangan
in , ,

Transformasi Digital ASN Balangan Diperkuat Lewat Coaching Clinic SKP Inklusif

Transformasi Digital ASN Balangan Diperkuat Lewat Coaching Clinic SKP Inklusif

~ Advertisements ~

Banua Tv, Balangan – Pemerintah Kabupaten Balangan terus mendorong transformasi digital aparatur sipil negara melalui pembaruan inovasi Coaching Clinic Sasaran Kinerja Pegawai (SKP) yang digagas Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM).

Inovasi tersebut tidak hanya memperkuat tata kelola pemerintahan, tetapi juga menjadi bagian dari dukungan terhadap Asta Cita Nomor 7 tentang penguatan reformasi birokrasi nasional, khususnya dalam pengelolaan kinerja ASN yang adaptif dan terukur.

Berbeda dari tahun sebelumnya, pada 2025 Coaching Clinic SKP diperluas cakupannya dengan menyasar seluruh segmen ASN, termasuk Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu. 

Langkah itu menegaskan komitmen BKPSDM Balangan dalam memastikan tidak ada ASN yang tertinggal dalam proses pembaruan sistem manajemen kinerja.

Pendampingan yang diberikan tidak hanya terbatas pada penyusunan SKP, tetapi juga mencakup praktik langsung penginputan kinerja melalui Aplikasi e-Kinerja BKN. Pendekatan ini dinilai mampu mempercepat adaptasi ASN terhadap sistem digital kepegawaian hingga ke level teknis pelaksana.

Inisiator inovasi, Sukiman, pada Sabtu (31/1/2026) menjelaskan bahwa Coaching Clinic SKP bertujuan mempercepat pemahaman ASN terhadap perubahan regulasi, khususnya Peraturan Menteri PANRB Nomor 6 Tahun 2022.

“Melalui pendampingan ini, ASN diharapkan mampu beradaptasi dengan sistem baru, mulai dari penyusunan, pelaksanaan, hingga penilaian SKP berbasis e-Kinerja. Dengan demikian, layanan kepegawaian seperti kenaikan pangkat dan kenaikan gaji berkala tidak lagi terhambat secara administratif,” jelasnya.

Lebih lanjut, Sukiman menambahkan bahwa inovasi ini berdampak langsung pada pola kerja ASN yang kini dituntut menyusun target kinerja berbasis output dan outcome yang jelas dan terukur.

“Inovasi ini juga mendorong komunikasi dan kolaborasi antara atasan dan bawahan dalam menyelaraskan target kinerja (cascading), serta memperkuat penerapan sistem manajemen kinerja nasional melalui e-Kinerja BKN,” ungkapnya.

Capaian tersebut tercermin dari data Dashboard Kinerja BKN yang mencatat kinerja Kabupaten Balangan mencapai 102 persen pada 2024 dan tetap berada pada angka 99,82 persen sepanjang 2025, menunjukkan konsistensi pelaksanaan manajemen kinerja ASN.

Melalui pembaruan Coaching Clinic SKP, BKPSDM Balangan berharap budaya kerja birokrasi tidak lagi berorientasi pada pemenuhan administrasi semata, melainkan menjadi cerminan nyata profesionalisme dan dedikasi ASN dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Tinggalkan Balasan

MUSORKAB KONI Balangan Jadi Momentum Regenerasi Kepemimpinan Olahraga Daerah

Kelengkeng Khas Batang Masuk Rantai Pasok Indomaret, Disiapkan Jadi Komoditas Nasional hingga Ekspor