Surat Resmi ke Polda, Aliansi Rakyat Peduli Bone Bolango Siapkan Gelombang Aksi 30 Hari Tuntut Pencopotan Bupati

Banua Tv, Gorontalo – Dinamika politik dan pemerintahan di Kabupaten Bone Bolango kembali memanas.
Melalui surat pemberitahuan yang ditujukan kepada Polda Gorontalo, Aliansi Rakyat Peduli Bone Bolango secara resmi mengumumkan rencana aksi demonstrasi sebagai bentuk respons atas kondisi pemerintahan yang dinilai semakin merosot secara moral.
Surat pemberitahuan tersebut diserahkan langsung oleh Jenderal Lapangan Aliansi Rakyat Peduli Bone Bolango, Iswan Malik, kepada pihak kepolisian.
Dalam surat yang diterbitkan hari ini, aliansi menyampaikan sejumlah tuntutan utama. Isu sentral yang diangkat adalah pencopotan Bupati Bone Bolango.
Adapun isu turunan yang menjadi bagian dari tuntutan meliputi pembebasan Bone Bolango dari sarang narkoba, penghapusan praktik suap menyuap dalam proyek, pemberantasan jual beli jabatan, permintaan maaf dari salah satu istri Bupati kepada masyarakat Bone Pesisir serta penarikan pernyataan yang menyebut mereka sebagai “Monyet”, hingga pengakhiran nepotisme keluarga Bupati, termasuk pelibatan kedua putra Bupati dalam Tim Kerja Bupati dan pelantikan putra serta anak mantu Bupati sebagai eselon II.

Tak hanya menyampaikan tuntutan, aliansi juga menetapkan target tindak lanjut kepada sejumlah lembaga.
Mereka mendesak DPRD Kabupaten Bone Bolango untuk melakukan hiring dan membentuk Panitia Khusus (Pansus). Selain itu, mereka meminta Gubernur Gorontalo menyampaikan aspirasi pencopotan Bupati ke Kementerian Dalam Negeri.
Aliansi juga menuntut Polres Bone Bolango, Polda Gorontalo, dan Kejaksaan Tinggi Gorontalo untuk melakukan pemanggilan serta penuntutan tuntas terhadap kasus penyalahgunaan narkoba yang disebut melibatkan putra Bupati, dugaan suap menyuap proyek, serta jual beli jabatan yang melibatkan oknum perempuan ASN.
Sebagai bagian dari pemberitahuan resmi, aksi demonstrasi direncanakan berlangsung mulai 25 Februari 2026 hingga 25 Maret 2026, setiap pukul 10.00 WITA. Lima titik akan menjadi lokasi aksi, yakni Polres Bone Bolango, DPRD Kabupaten Bone Bolango, Kejaksaan Tinggi Gorontalo, DPRD Provinsi Gorontalo, dan Kantor Gubernur Provinsi Gorontalo.
Aksi diperkirakan melibatkan sekitar 1.000 peserta dengan mobilisasi 40 unit mobil dan 400 unit sepeda motor.
Demonstrasi akan dikoordinatori lima orang korlap, dengan Sunaryo Dulanimo Cono bertindak sebagai negosiator serta lima orang orator.
Rencana aksi tersebut menjadi sorotan publik dan berpotensi memengaruhi dinamika politik di Bone Bolango dalam waktu dekat.


