Serap Aspirasi Warga, DPRD Kotabaru Bahas Mahal Tiket Pesawat, Transportasi Laut, hingga Gangguan Internet

Banua Tv, Kotabaru – Menjawab berbagai keluhan masyarakat yang ramai disuarakan, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kotabaru menggelar rapat kerja bersama sejumlah pihak terkait untuk membahas persoalan transportasi udara, transportasi laut, serta gangguan layanan internet, Senin (12/1/2026).
Rapat yang berlangsung di Ruang Rapat Komisi II DPRD Kabupaten Kotabaru itu dipimpin langsung oleh Ketua Komisi II, Abu Suwandi, dan dihadiri mitra kerja dari instansi teknis serta pihak swasta.
Sejumlah isu strategis yang selama ini dirasakan langsung oleh masyarakat menjadi fokus pembahasan, mulai dari tingginya harga tiket pesawat, kualitas pelayanan transportasi laut, hingga keterbatasan akses internet di beberapa wilayah.
Ketua Komisi II DPRD Kotabaru, Abu Suwandi menegaskan bahwa rapat kerja tersebut merupakan bentuk komitmen DPRD dalam menindaklanjuti aspirasi masyarakat yang masuk melalui berbagai kanal pengaduan.
“Kami memanggil pihak-pihak terkait agar persoalan yang dikeluhkan masyarakat, baik transportasi udara, laut, maupun layanan internet, dapat dibahas secara terbuka dan dicarikan solusi bersama,” tegasnya.
Hal senada disampaikan Anggota Komisi III DPRD Kotabaru, Abdul Kadir. Ia menekankan bahwa peningkatan kualitas layanan publik tidak bisa dibebankan pada satu pihak saja, melainkan menjadi tanggung jawab bersama.
“Harapan kami, hasil rapat ini dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat, terutama dalam hal keterjangkauan transportasi dan kualitas layanan komunikasi,” ujarnya.
Dari sisi pemerintah daerah, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Kotabaru, Khairian Anshari mengungkapkan bahwa mahalnya harga tiket pesawat menjadi faktor utama yang menghambat mobilitas masyarakat.
Menurutnya, jika harga tiket dapat ditekan, minat masyarakat untuk menggunakan transportasi udara akan meningkat signifikan.
“Setidaknya 60 sampai 65 persen masyarakat bisa menikmati penerbangan jika harga tiket berada di bawah Rp1 juta. Oleh karena itu, kami berharap ada dukungan dari DPRD dan pihak maskapai untuk mengupayakan kebijakan harga yang lebih terjangkau,” jelasnya.
Menanggapi hal tersebut, Manajer Lion Group, Muhammad Fitryan, menyatakan pihak maskapai pada prinsipnya terbuka untuk berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan DPRD, selama tetap memperhatikan aspek operasional serta regulasi penerbangan.
“Kami terbuka untuk berdiskusi dan mencari solusi terbaik agar layanan penerbangan ke Kotabaru tetap berjalan optimal dan dapat diakses oleh masyarakat,” katanya.
Selain persoalan transportasi, DPRD Kotabaru juga menaruh perhatian serius terhadap gangguan layanan internet yang dikeluhkan warga.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Kotabaru, Gusti Abdul Wakhid, mengapresiasi langkah cepat DPRD dalam merespons persoalan tersebut.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada DPRD Kabupaten Kotabaru yang telah bergerak cepat menindaklanjuti keluhan masyarakat, termasuk layanan internet. Bahkan DPRD telah memanggil pihak-pihak terkait agar permasalahan ini bisa segera ditangani,” ujarnya.
Rapat kerja ini turut dihadiri Wakil Ketua Komisi II DPRD Kotabaru H.M. Suhartono, Sekretaris Komisi II Mustakim, serta anggota DPRD Rosidah dan Junaidi, yang memberikan berbagai masukan konstruktif demi peningkatan kualitas layanan publik.
Melalui forum ini, DPRD Kabupaten Kotabaru menegaskan komitmennya untuk terus mengawal aspirasi masyarakat serta mendorong lahirnya solusi konkret demi meningkatkan kenyamanan, aksesibilitas, dan kesejahteraan masyarakat di Bumi Saijaan.


