Pemerintah pusat melalui Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyalurkan bantuan 200 unit becak listrik bagi pembecak lanjut usia di Kabupaten Gresik. Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani di Rumah Dinas Wakil Bupati Gresik, Rabu (4/2/2026). Foto: MC. Kab. Gresik
in ,

Presiden Prabowo Salurkan 200 Becak Listrik untuk Pembecak Lansia di Gresik

Presiden Prabowo Salurkan 200 Becak Listrik untuk Pembecak Lansia di Gresik

~ Advertisements ~

Banua Tv – Pemerintah pusat menunjukkan perhatian nyata terhadap pekerja sektor informal lanjut usia melalui penyaluran bantuan becak listrik di Kabupaten Gresik. 

Sebanyak 200 unit becak listrik diberikan khusus kepada pembecak berusia 55 tahun ke atas sebagai bagian dari kebijakan perlindungan sosial yang menyasar kelompok rentan.

Bantuan yang diinisiasi Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto tersebut diserahkan secara simbolis oleh Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani di Rumah Dinas Wakil Bupati Gresik, Rabu (4/2/2026). 

Program itu menjadi langkah konkret negara dalam menjawab tantangan ekonomi dan fisik yang dihadapi pembecak lansia.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani menilai program ini tidak hanya bernilai bantuan ekonomi, tetapi juga mencerminkan kehadiran negara dalam kehidupan masyarakat kecil.

“Apa yang dilakukan Bapak Presiden merupakan tindakan yang sangat mulia. Ini bukan sekadar bantuan alat, tetapi bentuk aksi kemanusiaan yang manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat tanpa proses birokrasi yang panjang,” ujar Bupati Yani.

Ia menyebutkan, setiap unit becak listrik dilengkapi garansi selama satu tahun. Pemerintah Kabupaten Gresik juga akan mendukung operasional program melalui penyediaan stasiun pengisian daya di sejumlah titik strategis.

Selain sebagai upaya meringankan beban fisik pembecak lansia, program ini juga diarahkan untuk mendukung pengembangan transportasi ramah lingkungan dan sektor pariwisata daerah. 

Pemerintah daerah akan menyiapkan jalur aman serta memberikan pelatihan dasar keselamatan berkendara bagi para penerima bantuan.

“Kami berharap becak listrik ini tidak hanya meningkatkan pendapatan pembecak, tetapi juga menjadi bagian dari transportasi ramah lingkungan dan ramah wisata di Gresik,” tambahnya.

Direktur Perencanaan dan Pengembangan Usaha Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN), Firman Dahlan menjelaskan bahwa program becak listrik merupakan gagasan yang telah dirancang jauh sebelum Prabowo Subianto menjabat sebagai Presiden. 

Program ini lahir dari kepedulian terhadap pembecak lansia yang masih harus bekerja di tengah keterbatasan fisik.

“Mengayuh becak manual sangat berat bagi mereka yang usianya di atas 55 tahun. Melalui becak listrik ini, Bapak Presiden ingin menghadirkan kemudahan agar para lansia tetap bisa bekerja secara layak, bermartabat, dan mampu bersaing dengan moda transportasi modern,” jelas Firman.

Ia mengungkapkan, Kabupaten Gresik menjadi salah satu daerah penerima bantuan dengan jumlah terbesar dibandingkan wilayah lain yang rata-rata menerima 25 hingga 100 unit.

“Mudah-mudahan ke depan dapat ditambah. Saat ini distribusi masih terbatas karena kendala produksi,” ujarnya.

Bantuan ini dirasakan langsung oleh para penerima. Salah satunya Saryudi (73), pembecak yang selama puluhan tahun mencari nafkah di kawasan Alun-Alun dan Masjid Jami’ Gresik. 

Ia mengaku bantuan tersebut menjadi pengalaman pertamanya menerima perhatian langsung dari pemerintah.

“Alhamdulillah, ini sangat membantu. Sepanjang saya narik becak, baru kali ini dapat bantuan langsung dari pemerintah,” ungkapnya haru.

Sebelum menggunakan becak listrik, Saryudi hanya mampu memperoleh penghasilan bersih sekitar Rp50 ribu hingga Rp100 ribu per hari, dengan kondisi fisik yang semakin menurun. 

Ia berharap becak listrik dapat membantunya bekerja lebih nyaman dan aman.

Penyerahan bantuan ditutup dengan konvoi becak listrik para penerima, menandai dimulainya pemanfaatan transportasi berbasis listrik di Kabupaten Gresik sebagai simbol transformasi kebijakan sosial yang lebih inklusif dan berkeadilan.

Tinggalkan Balasan

Pemdes Tumbang Mangkutup Gandeng Sumitomo Forestry, Lahan Gambut Mulai Dipersiapkan

Jelang Ramadan 2026, Pemprov Kalsel Akan Gelar Pasar Murah Serentak di Seluruh Kabupaten dan Kota