Pemprov Kalsel Akan Gelar Gerakan Pangan Murah di Banjarbaru

Banua Tv, Banjarbaru – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan kembali mengambil langkah konkret menjaga stabilitas harga pangan menjelang meningkatnya permintaan masyarakat.
Melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kalimantan Selatan, Gerakan Pangan Murah (GPM) dijadwalkan berlangsung pada 12 Maret 2026 di Halaman Kantor DPKP Kalsel, Banjarbaru.
Program ini menjadi bagian dari strategi pengendalian inflasi sektor pangan sekaligus memperkuat daya beli masyarakat dengan menghadirkan bahan pokok di bawah harga pasar.
Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kalsel, Syamsir Rahman melalui Kepala Bidang Ketahanan Pangan, Muhammad Maulidinsyah, menegaskan komitmen tersebut.
“Insya Allah tanggal 12 Maret nanti kita laksanakan Gerakan Pangan Murah di kantor Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan. Ini merupakan upaya kita menjaga stabilitas harga dan memastikan masyarakat bisa mendapatkan bahan pangan dengan harga lebih murah dibandingkan harga pasar,” ujarnya, Rabu (25/2/2026).
Dalam pelaksanaannya, GPM melibatkan sejumlah SKPD dan mitra strategis, antara lain Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kalimantan Selatan, Dinas Perdagangan Provinsi Kalimantan Selatan, Dinas Perkebunan dan Peternakan Provinsi Kalimantan Selatan, Perum Bulog, Bank Indonesia, serta PT Bangun Banua.
Kolaborasi ini ditujukan untuk memastikan ketersediaan komoditas pangan strategis, mulai dari beras, sayur-sayuran, produk perikanan, daging ayam, telur, minyak goreng, hingga kebutuhan pokok lainnya. PT Bangun Banua juga diupayakan menyediakan LPG 3 kilogram guna mendukung kebutuhan energi rumah tangga.
Muhammad Maulidinsyah menegaskan, GPM tidak menggunakan sistem kupon khusus. Harga lebih murah diperoleh karena pasokan didatangkan langsung dari distributor.
“Gerakan Pangan Murah itu ada potongan harga, karena kita memang mendatangkan langsung dari distributor. Jadi harganya kita pastikan lebih murah daripada di pasar,” jelasnya.
Ia pun mengajak masyarakat Banjarbaru dan sekitarnya untuk memanfaatkan momentum tersebut.
“Kami mengajak masyarakat untuk ikut memeriahkan dan menggunakan kesempatan ini untuk membeli bahan pangan. Mudah-mudahan kegiatan ini dapat membantu meringankan beban masyarakat,” ungkapnya.
Gerakan serupa juga terus dilaksanakan pemerintah kabupaten/kota se-Kalimantan Selatan sebagai bagian dari sinergi pengendalian harga dan penguatan ketahanan pangan daerah.
“Dengan adanya Gerakan Pangan Murah pada 12 Maret 2026 mendatang, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan berharap stabilitas pasokan dan harga pangan tetap terjaga, serta daya beli masyarakat dapat terus diperkuat,” tutupnya.


