Pemkab Banjar Perkuat Akurasi Data Keluarga, Rakor SIGA 2026 Libatkan Operator dan PKB

Banua Tv, Banjar – Pemerintah Kabupaten Banjar melalui Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinsos P3AP2KB) menggelar Rapat Koordinasi Sistem Informasi Keluarga (SIGA) Tahun 2026, di Aula Dinsos P3AP2KB Banjar, Selasa (3/3/2026).
Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat akurasi dan validitas data keluarga sebagai dasar utama penyusunan program pembangunan yang tepat sasaran di daerah.
Rapat koordinasi dibuka secara resmi oleh Kepala Dinsos P3AP2KB Banjar, Erny Wahdini. Dalam sambutannya, ia menegaskan pentingnya pemutakhiran data keluarga secara disiplin oleh para pengelola data di lapangan.
“Kualitas data sangat menentukan ketepatan sasaran program. Kami meminta seluruh Operator Pengelola Data dan Koordinator PKB Kecamatan bekerja disiplin dalam melakukan pemutakhiran data,” tegas Erny.
Menurutnya, data yang tidak diperbarui secara berkala berpotensi menyebabkan ketidaktepatan intervensi program, baik terkait bantuan sosial, pelayanan keluarga berencana, hingga program pemberdayaan masyarakat.
“Data yang akurat akan memudahkan pemerintah daerah dalam menyusun kebijakan yang benar-benar sesuai kebutuhan masyarakat. Jangan sampai ada keluarga yang seharusnya menerima intervensi justru terlewat karena data tidak diperbarui,” pintanya.
Sementara itu, narasumber kegiatan sekaligus Kepala Bidang Pengendalian Penduduk, Siti Nurhayati Masyitah menjelaskan bahwa penguatan Sistem Informasi Keluarga menjadi instrumen penting dalam mendukung kebijakan pembangunan berbasis data.
“Data tersebut menjadi dasar dalam penentuan sasaran intervensi program pembangunan keluarga, baik di tingkat kecamatan maupun kabupaten. Jika datanya kuat, maka kebijakannya juga akan kuat,” jelasnya.
Rakor ini diikuti oleh 20 Operator Pengelola Data dan 20 Koordinator PKB dari seluruh kecamatan di Kabupaten Banjar. Selain pemaparan materi, peserta juga melakukan diskusi teknis terkait kendala di lapangan, mekanisme pemutakhiran data, serta strategi peningkatan kualitas pelaporan.
Melalui kegiatan ini, Dinsos P3AP2KB Banjar berharap terbangun komitmen bersama dalam menjaga integritas data keluarga sehingga program pembangunan keluarga tahun 2026 dapat berjalan lebih terarah, efektif, dan tepat sasaran.


